Sashka Fanfic's

“Let’s live while doing things we like.” -Sehun

The Erratic (Chapter 4) #TheBeatingHeart

26 Comments

theerraticc

Tittle : The Erratic

Cast : Kim Jongin/Kai || Park Hyena

Genre : School life || Romance || Fantasy || Marriage Life

Author : Sashka

Rate : PG-17

Length : Chaptered

Diclaimer : Cerita milik saya. Cast milik Tuhan yang maha esa, kecuali OC milik saya. No Plagiat! 

Sumarry : Hyena adalah wanita berumur 17 tahun yang sangat spesial. Tapi, semua orang tak percaya akan kespesialannya dia. Dan tak sengaja dipertemukan dengan seorang namja tampan. Namja itu adalah satu-satunya orang yang mempercayainya dan mencintainya.

“Bagaimana bisa kau masuk kesini?” Tanya Jung Ahjumma sedikit berteriak dan menatap tajam kearah Myungsoo.

“Aku hanya ingin membawa yeojaku saja. Lalu aku akan pergi dari sini.”

Jung Ahjumma menatap kearah Hyena. Seperti memberi perintah melalui pikiran. Hyena pun bangkit dan pergi meninggalkan ruangan rahasia Jung Ahjumma.

“Aku kasihan denganmu, Hyena. Kenapa kau harus terjebak dikeadaan seperti ini?” Ujar Jung Ahjumma menatap sedih kearah pintu keluar.

Jung Ahjumma pun melanjutkan kegiatan awalnya. “Semoga saat semuanya selesai. Kau akan bahagia.”

Pesta penyabutan datangnya Sehun sangat meriah. Pesta itu dilaksanakan ditempat favorit mereka. Terlihat sekumpulan namja tampan tertawa bahagia, dan hanya satu namja yang sejak tadi hanya menatap kosong kearah wine-nya.

“Kai! Kenapa hanya diam saja? Kau tak senang aku datang, eoh?” Tanya Sehun menepuk pundak Kai. Kai hanya menatap sekilas kearah Sehun, lalu kembali menatap kosong kearah wine-nya.

“Baiklah. Seperti kau sedang ingin sendiri. Kalau begitu aku kesana dulu, ya!” Kai hanya menganggukkan kepalanya, dan kembali meneguk wine-nya. Kai hanya ingin sendiri sekarang.

“Kumohon jangan sampai mabuk.” Gumam Kai, tapi tetap saja ia terus meneguk wine-nya. Dia tidak ingin sampai mabuk, tapi ada sebagian otaknya menolak dan harus tetap minum. Dengan paksaan, dia menyudahi minum – minumnya.

Dia menghampiri Suho yang sedang duduk disofa. Suho pun menoleh kearah Kai, “Kau berhasil berhenti, eoh?” Tanya Suho yang sepertinya mengejek.

“Tidak bisa. Sulit untuk berhenti.” Balas Kai sembari menyandari tubuhnya kesofa. Kai hanya diam dengan pikirannya sendiri. Tapi tidak ada yang dia pikirkan sekarang. Bingung. Iya, dia bingung dengan dirinya sendiri.

Tiba – tiba Krystal datang menghampiri Kai. “Hai, Kai!” Sapa Krystal sembari ikut duduk disebelah Kai. Kai hanya berdecak kesal dengan kelakuan yeoja disebelahnya ini. Merasa diacuhkan, Krystal pun bergelanyutan manja ditangan Kai.

Ck, pergi sana! Jangan menggangguku, Krys!” Bentak Kai menghempaskan paksa tangan Krystal.

Krystal mengerucutkan bibirnya, “Ishh, aku hanya ingin bersamamu, Kai. Sebentar saja.” Ujar Krystal memohon.

Kai pun beranjak dari duduknya. Pergi menghampiri Luhan dan Baekhyun yang sedang berdansa, “Aku pamit pulang.” Ujarnya, lalu pergi pulang dari club malam itu. Seorang yeoja bernama Krystal itu membuatnya badmood.

“Lepaskan tanganku, Myungsoo!” Hyena menghempaskan tangan Myungsoo dengan sekuat tenaganya.

“Ada apa? Katakan saja langsung kepadaku! Aku tidak punya banyak waktu!”

“Aku hanya ingin mengajakmu pergi ke cafe saja. Tidak bisakah kau berpikir positif tentangku, Hyena?”

Hyena membaca pikiran Myungsoo. Percayalah, aku hanya ingin berbuat baik kepadamu. Kenapa kau tidak percaya kepadaku?, dalam pikiran Myungsoo.

“Baiklah.” Hyena pun mengekor dibelakang Myungsoo untuk pergi ke cafe. Hyena mencoba berpikir positif tentang Myungsoo. Mungkin benar dia ingin berbuat baik padaku.

Sampai di cafe. Mereka duduk didekat jendela. Myungsoo terus memperhatikan wajah Hyena yang sedang memakan ice creamnya. Tersirat bahwa Myungsoo ingin memiliki Hyena, tapi dilihat dari perlakuan Hyena, jelas – jelas Hyena menolaknya.

“Ini sudah malam. Aku harus pulang.” Ujar Hyena bangun dari duduknya. “Biar kuantar.” Ujar Myungsoo menahan tangan Hyena. Hyena menatap tajam kearah Myungsoo.

“Tidak! Aku bisa sendiri, terimakasih.” Hyena pun langsung keluar dari cafe. Myungsoo memperhatikannya dari dalam cafe. Bibirnya membentuk lengkukkan senyum saat dia bisa bersama dengan Hyena, dan memperhatikan wajahnya secara detail.

“Aku akan mencoba dengan perlahan dan lembut padamu.”

Kai sampai duluan kerumah. Dia langsung membasuh tubuhnya dengan air hangat untuk menghilangkan stress. Saat keluar, ia melihat Hyena yang sedang merebahkan tubuhnya diatas kasur. “Kau sudah pulang?”

“Hmm.” Jawab Hyena yang masih menutup matanya. Dia pun membuka matanya dan menoleh kearah Kai. Seketika dia menutup wajahnya dengan kedua tangannya. “Kenapa kau tidak memakai baju?”

“Aku baru saja selesai mandi. Jadi wajar saja aku tidak berpakaian. Lagian juga aku memakai handuk.” Ujar Kai berjalan kearah lemari pakaiannya. Hyena pun berpikir, Benar juga, diakan memakai handuk. Untuk apa aku menutup mata?

Hyena pun bangun dan berjalan kearah kamar mandi. Lebih baik dia membasuh tubuhnya dengan air hangat. Tubuhnya pegal sekali hari ini. “Aku lupa membawa handuk lagi.” Hyena memukul kepalanya berkali – kali. Tak ada pilihannya lagi selain meminta tolong kepada Kai.

“Kai!!” Panggil Hyena sekeras mungkin dari dalam kamar mandi. Kai yang sedang memainkan smartphone-nya pun menoleh kearah pintu kamar mandi. “Ada apa?” Tanya Kai saat didepan pintu.

“Tolong ambilkan aku handuk. Aku lupa membawanya tadi.” Hyena mencoba membuka pintunya, menongolkan kepalanya dan menyembunyikan tubuhya. Kai pun berjalan mengambil handuk Hyena. Saat ingin memberi handuk kepada Hyena. Tak sengaja, dada Hyena terlihat oleh Kai.

Astaga cobaan apa ini? Tidak tidak! Kau tidak boleh melakukannya cuma karen nafsu. Tidak!. Batin Kai. Lamunan Kai berhenti saat Hyena menutup pintunya lumayan kencang. Kai kembali ketempat semula. Duduk diatas kasur, sembari memainkan smartphone-nya.

Hyena keluar dengan hanya menggunakan kaos kebesaran dan celana yang lumayan pendek. Dan berjalan santai didepan Kai, padahal itu membuat Kai tergoda. Hyena tentunya tidak tahu kalau itu membuat Kai tergoda. Ia berjalan keluar kamar. “Ingin kemana?” Tanya Kai.

Hyena pun menghentikan langkahnya, menatap Kai datar. “Kedapur, ingin makan.” Jawabnya dan langsung keluar kamar. Hyena berbohong, dia tidak ingin makan. Tentunya dia ingin menjauh dari Kai, karena jantung berdetak dua kali lebih cepat. “Sial! Kenapa kau jadi seperti ini Hyena?” Gumamnya memukul kepala.

Hyena meneguk air mineral sampai habis. Eomma dan Appa Kai sedang pergi keluar negeri. Makanya rumah ini serasa sepi sekali. Hyena pun memutuskan kembali kekamar, saat masuk ia melihat Kai sudah terlelap.

Ia pun membaringkan tubuhnya disebelah Kai. Tidur membelakangi Kai. Tiba – tiba serasa ada yang memeluknya dari belakang, dan dia tahu siapa pelaku itu –Kai. “Kuingin memelukmu.” Bisik Kai ditelinga Hyena. Membuat pipi Hyena merah merona.

Sampai akhirnya, Kai membalikkan tubuh Hyena agat menatap wajahnya. Mata mereka pun bertemu, saling menatap satu sama lain. Sampai Kai mencium bibir manis Hyena, lama Kai menciumnya. Sampai memperdalam, memaksa lidahnya untuk masuk. Hyena tidak menolak, awalnya dia tidak membalas tapi akhirnya ia membalas ciuman Kai.

Kai berusaha masuk kedalam kaos Hyena, mengelus perut ratanya sampai keatas. Hyena membelalakkan matanya terkejut, dia pun mendorong Kai agar tidak berlanjut lebih jauh. “Apa yang kau lakukan?!?” Tanya Hyena seolah lupa apa yang terjadi.

“Maaf. Aku tidak bisa menahannya.” Ujar Kai. “Lebih baik tidur. Besok kita sekolah.” Lanjutnya, dia pun memeluk Hyena. Hyena menolak pelukkan Kai, “Kumohon, aku ingin tidur dengan posisi seperti ini.” Ujar Kai memohon. Hyena pun setuju. Karena dia juga senang mendapatkan sentuhan dari Kai.

Mereka terlelap dengan posisi seperti ini. Kai memeluk Hyena dari belakang. Dan Hyena memegang tangan Kai. So sweet sekali mereka.

Pagi ini serasa canggung sekali. Hyena sibuk makan, dan Kai sibuk dengan pikirannya. Kai mulai mencintai Hyena, Hyena mulai mencintai Kai. Tapi keduanya masih masa bodo dengan perasaan itu.

Menganggap hal itu sepele. Biarlah, mereka baru proses pendekatan. Jadi maklum mereka seperti itu. Hari ini, Kai mengajak Hyena untuk berangkat bersama. Awalnya Hyena menolak, tapi Kai memaksanya untuk ikut dengannya.

Dan disinilah Hyena. Duduk disebelah Kai, menatap keluar jendela. Dia juga merasakan kalau Kai terkadang melirik kearahnya. Sampai disekolah, mereka berpisah. Hyena masuk kekelasnya. Dia berada dikelas 12-1 dan Kai 12-3.

Tapi, Hyena menyempatkan untuk pwrgi keperpustakaan. Saat diperpustakaan, dia tidak sengaja melihat Krystal sedang menelfone. Dan tidak sengaja dia mendengar pembicaraan mereka.

“Jadi rencana kita sekarang, mendekati dengan cara yang baik dan lembut. Seperti memperlihatkan kebaikkan kita? Lalu jika gagal?” Hyena terus mendengarkan pembicaraannya mereka.

“Aku mengerti jalan pembicaraan kalian.” Gumam Hyena keluar dari perpustakaan.

Dilain tempat. Seperti biasa Kai berbincang – bincang dengan sahabatnya. Dan Sehun hari ini sudah masuk sekolah. Dan mereka sekelas. Tentunya, Sehun memaksa Appanya untuk meminta kepada pihak sekolah untuk sekelas dengan sahabat – sahabatnya.

“Kai, nanti pulang sekolah ke basecamp. Ingat! Jangan lupa!” Ujar Luhan memperingati Kai. Kai menganggukkan kepalanya, dan kembali menatap kedepan.

Saat istirahat. Tidak tahu, tubuhnya mengajak dirinya untuk pergi ke atap sekolah. Sekaligus dia membawa dua botol minum. Dan dia menemukan orang yang dicarinya, Hyena.

Dia langsung duduk disebelah Hyena. Hyena pun menoleh kearah Kai. Sudut bibir Hyena pun tertarik saat tahu Kai duduk disampingnya. “Kenapa kau kesini?” Tanya Hyena menatap Kai.

Kai menoleh kearah Hyena, menatapnya lalu tersenyum. “Aku ingin menemanimu.” Ujarnya tersenyum. Dia pun memberi botol minum tersebut kepada Hyena. Hyena menerima botol minum teraebut. Hening. Tak ada yang bicara sama sekali.

“Apa kau ingin mendengar ceritaku?” Jarang sekali Kai ingin terbuka pada seorang yeoja semenjak seorang yeoja membohonginya.

“Dengan senang hati.” Jawab Hyena.

“Dulu, aku pernah berpacaran denvan seorang yeoja famous. Dia baik, pintar, canik, bagiku dia sangat sempurna. Tapi, saat aku sedang melewati gudang. Aku mendengar desahan seorang yeoja. Saat aku mengintip, ternyata yeoja itu sedang bercumbu mesra dengan namja lain.

Sejak itu, aku jadi menutup diriku. Saat aku sudah melupakannya. Dia datang kembali. Membuatku jatuh cinta lagi padanya. Lagi – lagi dia membohongiku. Dia menipuku lagi. Dia menjebakku. Bodohnya, aku tidak marah padanya. Tapi saat aku tahu kalau dia adalah wanita murahan yang suka ada diclub malam. Aku merasa jijik dengannya.”

“Dan parahnya. Dia melakukan itu semua demi uang dan uang. Dia tergila – gila dengan uang. Dia juga pernah menggodaku untuk memberinya dia uang. Dia cinta pertamaku, tapi sekarang aku tidak menganggapnya cinta pertama. Karena itu juga aku berubah.”

Hyena mendengarkan cerita Kai dengan baik. “Apa kau pernah mencintai seorang namja? Atau cinta pertamamu bagaimana?” Hyena menghela nafasnya. Cinta pertamanya mengenaskan.

“Dia memanfaatkanku.” Singkat dan jelas. Kai mengerutkan keningnya. “Memanfaatkanku untuk melihat masa depannya. Dan bodohnya, aku tidak menolak.” Lanjutnya.

“Cinta pertama, terkadang memang menyakitkan.” Ujar Kai, Hyena menatap wajah Kai dari samping. Kai pun merasa diperhatikan menoleh. Mata mereka bertemu. Tanpa aba – aba Kai mencium bibir Hyena. Tidak ada penolakkan dari Hyena.

Hyena ingin menolak, tapi tubuhnya berkata lain. Dan dia menyukai itu. Kai menyudahi ciuman itu, dan kembali menatap wajah Hyena. “Aku menyukai bibir manismu.” Ujar Kai mengusap bibir Hyena dengan jempolnya. Hyena menegang.

Apa yang terjadi pada diriku? Kenapa jantungku berdetak lebih cepat. Cinta. Aku jatuh cinta!! batin Hyena.

Bel masuk pun berbunyi. Mereka pun bangun, dan kembali kedalam kelas masing – masing. Pikiran mereka masih memikirkan ciuman tadi. Kai berpikir kalau dia sudah lancang mencium bibir Hyena. Hyena berpikir kalau dia murahan menerima ciuman dari suaminya.

Sampai jam pulang sekolah. Hyena berjalan, wajahnya menunduk kebawah. “Halo yeoja menyedihkan.” Ujar Krystal membuat Hyena menoleh kearahnya. Tatapan mengejek Krystal membuat Hyena menatapnya tajam. “Apa maumu, Krys? Kau mengganggu.” Ujar Hyena sedingin mungkin.

“Aku memang ingin menganggumu yeoja pintar.” Rasanya Hyena ingin memukul yeoja dihadapannya ini. Tiba – tiba terdengar suara seorang namja, “Jangan ganggu dia! Atau tak segan – segan aku akan memukulmu.” Ujar namja itu sedingin mungkin. Namja itu adalah Kai.

Kai menarik tangan Hyena untuk ikit bersamanya. “Masuklah. Kau pulang bersamaku.” Ujar Kai menyuruh Hyena masuk. Hyena pun menuruti perintah Kai. Hari ini, mereka lebih sering berdua. Dan itu membuat jantung mereka berdua berdetak dua kali lebih cepat dari normalnya.

Dari kejauhan. Krystal menatap kesal. “Lihatlah saja Hyena. Akan. Kuadukan kepada Myungsoo. Dan habislah kau kali ini! Tak segan – segan kucelakakan kau!” Ujar Krystal lalu menghentak – hentakkan kakinya kesal.

Dirumah. Hyena hanya dia menatap atap kamarnya dan Kai. Kai sedang mandi. Dan dia tidak sedang melakukan apapun. Kai keluar dengan sudah memakai pakaiannya. Tiba – tiba Kai menindih tubuh Hyena. Hyena membelalakkan matanya terkejut. “Kai apa yang kau lakukan?” Tanyanya sedikit takut dengan posisi seperti ini.

“Malam pertama. Aku sudah tidak tahan.” Jawab Kai. Hyena membulatkan matanya saat Kai mencium bibirnya dengan ganas. Bergerak kekanan dan kekiri. Tangannya mengelus perut ratanya, dan naik keatas dadanya. Bibirnya berpindah mencium lehernya.

Hyena terus mengeluarkan desahan yang tidak diinginkan olehnya. Hyena berusaha menahan desahan dengan menggigit bibir bawahnya. Dan kegiatan itu berlanjut, dengan kegiatan intim mereka. Biarlah Hyena hamil, sebentar lagi mereka juga lulus. Dan dia juga tidak perlu kuliah dan bekerja. Toh, saat lulus nanti Kai akan menggantikan Appanya.

Hyena belum siap. Tapi semuanya sudah terjadi. Bagaikan nasi sudah jadi bubur. Hyena lelah, dia pun terlelap didalam pelukkan Kai. Kai menatap wajah Hyena intens. Dia bingung, dia melakukan ini karena nafsu atau karena cinta? Biarlah itu menjadi pertanyaan yang sulit Kai tebak.

Lagian juga, ujian akhir akan berlangsung dua minggu lagi. Dan dia masa bodo dengan ulangan akhir itu.

Hyena terbangun, dan menemukan kasur sebelahnya kosong. Tak ada Kai disana. Tiba – tiba ponselnya berdering. Dia pun mencoba menggapainya. Tertera nama ‘Monster’. Dia menjawab telfone itu.

“Ada apa?”

Hanya ingin menelfonemu saja. Apa kau sudah makan?

“Menyusahkan saja.” Gumamnya mematikan telfone-nya secara sepihak. Dia membalut tubuhnya dengan selimut. Lalu berjalan kekamar mandi. Rasanya sangat nyeri dibagian pangkalnya. Ini pasti karena perlakuan Kai tadi, jadinya seperti ini.

Selesai mandi. Perutnya serasa lapar. Untuknya Ahjumma yang suka memasak sudah menyiapkan makanan. Dia pun melahap semua makanan tersebut. Perutnya sangatlah lapar. Dan pangkalnya sangat nyeri, dia susah sekali untuk berjalan. Sial! Kalau tahu begini, lebih baik tidak usah melakukan hubungan intim tersebut.

Kai membuka pintu basecampnya. Terlihat jelas sahabatnya sibuk dengan kegiatan mereka masing – masing. Kai langsung duduk disofa. Semuanya menoleh kearahnya. “Kau sudah sampai, eoh?” Tanya Baekhyun.

“Dari tadi aku sudah sampai.” Ujar Kai sedingin mungkin. Yang lainnya hanya ber-oh-ria dan kembali ke aktifitas mereka. Merasa diacuhkan, Kai pun memainkan smartphone-nya. Sejak kapan dia memasang wallpapernya Hyena? Jawabannya, semenjak detak jantungnya bekerja lebih cepat.

“Siapa yeoja tersebut, Kai?” Tanya Chanyeol sedikit menggoda Kai. Sontak semuanya menoleh kearahnya. Ya, semuanya tidak tahu kalau Kai sudah menikah. “Wahh, sepertinya ada yang sudah membuka hatinya kembali.” Goda Luhan. Semuanyapun tertawa.

“Siapa yang kalian maksud?” Tanya Kai, sedikit gugup. “Wanita yang menjadi wallpaper handphonemu itu.” Jawab Chanyeol tersenyum lebar.

Kai pun menutup handphonenya agar Chanyeol tidak bisa melihat wallpaper handphone. “Sepertinya ada yang ketahuan menyukai yeoja.” Goda Baekhyun. Semuanya jadi menggoda Kai.

“Akhhh lebih baik aku pulang!” Ujar Kai beranjak dari duduknya dan pulang begitu saja.

“Sebentar lagi, Kai yang lama akan kembali. Akhirnya…” Ujar Suho. Yang lainnya pun mengangguk setuju kepada Suho.

Mobil Eomma dan Appa Kai pun sudah kembali. Hyena pun berlari kearah pintu masuk dengan susah payah menahan sakit. Saat dibuka, Eomma Kai langsung memeluk Hyena. “Eomma merindukanmu, Hyena.” Ujar Eomma Kai. Hyena pun tersenyum bahagia.

Mereka makan malam bersama. Dan makan malam itu menjadi lengkap, saat Kai sudah sampai dirumah. Hening. Hanya benturan sendok dan piring saja. Sampai Eomma Kai membuka pembicaraan. “Hyena, Kai, kapan kalian akan memberikan kami cucu?” Sontak Hyena dan Kai bersamaan tersedak.

Buru – buru Eomma Kai memberi minum kepada Kai dan Hyena. Appa Kai hanya menggelengkan kepala melihat Kai dan Hyena. “Eumm, sampai kami lulus sekolah, Eomma.” Ujar Kai semantap mungkin. Hyena menoleh, menatap Kai.

“Apa? Setelah lulus sekolah? Buktinya saja kau sudah meniduriku sebelum lulus sekolah.” Batin Hyena. Kai tersenyum kepada Hyena. Selesai makan, Hyena duduk sembari membaca buku dikamar. “Sudah lama tidak bermain.” Gumam Hyena. Dia memejamkan matanya.

BUGH!

Awhh selalu jatuh? Tidak tahu apa, aku sedang nyeri sekali!, batin Hyena.

Terlihat seorang yeoja kini sedang duduk dicloset sembari memegang ‘tes alat kehamilan’. Hyena tahu siapa yeoja tersebut. Itu adalab dia. Dia penasaran apa yang terjadi padanya. Hyena masa depan tersenyum melihat alat kehamilan itu.

“Aku belum siap. Tapi siap atau tidak, aku harus menghadapi ini semua.” Ujar Hyena masa depan.

“Mwoo?!?” Hyena terkejut. Seharusnya tidak seperti ini. Ia pun berjalan kearah handphone -Hyena masa depan- terlihat bahwa hari ini adalah tanggal dimana sebulan setelah dia dan Kai berhubungan intim.

“Berarti sekarang aku sudah lulus?” Gumam Hyena berpikir – pikir. Tapi kenapa dia tidak senang? Hah itu alasan yang susah ditebak.

Kai berjalan masum kekamar. Dia manatap yeoja yang sedang tertidur sembari memegang buku. Dia tidur dengan posisi duduk tegak? Ajaib.

Kai pun menggendong tubuh Hyena kekasur. Saat dekat dengannya saja, jantungnya berdetak sangat cepat. Ya, jujur dia mulai menyukai Hyena. Semua yang ada pada Hyena. Dia terua menatap wajah Hyena. Sesekali dia mengelus pipi Hyena, tersenyum bahwa sang pemilik tidak terbangun saat disentuhnya.

Dia pun ikut tertidur disebelah Hyena dengan memeluk Hyena. Dia menyukai posisi seperti ini. Tidur seperti ini, membuat tidurnya nyenyak. Tanpa disadari Kai, Eomma dan Appanya mengintip kelakuan anaknya. Mereka tersenyum bahagia melihat itu.

“Sepertinya dia mulai menyukai Hyena.”

“Ya, sepertinya.”

Mereka pun menutup pintu kamarnya dengan sepelan mungkin.

Hyena membuka matanya. Matanya bertemu dengan wajah Kai yang sedang terlelap dihadapannya. Sudut bibirnya tertarik, matanya menyipit. Tidak tahu sejak kapan ia menjadi menyukai wajah Kai. Wajahnya sangat tampan jika sedekat ini. Kalau begini rasanya ingin sekali menciumnya.

Hyena pun bergegas untuk mandi. Saat selesai mandi, dia melihat Kai sudab terbangun dengan wajah khas bangun tidur. “Kau sudah bangun?” Tanya Kai dengan suara seraknya. Seksi~ itulah yang ada dipikiran Hyena. “Iya, lebih baik kau mandi, daripada telat.” Jawab Hyena berjalan kearah lemari.

Saat Hyena ingin mengambil baju seragam. Kai memeluk Hyena dari belakang. “Sepertinya aku mulai menyukai memelukmu dari belakang.” Ujar Kai, dan tentunya masih dengan suara seraknya. Hyena tersenyum mendengar perkataannya. “Lihat ini sudah jam berapa.” Ujar Hyena. Kai pun melepaskan pelukkannya, lalu bergegas mandi.

Kai mulai menunjukkan rasa cintanya kepada Hyena, dan Hyena dia masih malu untuk menunjukkan rasa cintanya kepada Kai. Kai suka memeluk Hyena dari belakang. Dan Hyena menyukai itu. Eomma Kai hanya menggeleng melihat Kai suka memeluk Hyena dari belakang.

Hari ini, Kai dan Hyena berangkat bersama lagi. Sampai disekolah mereka memisah. Beribu pertanyaan dilontarkan sahabat Kai.

“Siapa yeoja itu Kai?”

“Sepertinya ada yang sudah mendapatkan pengganti yang baru.”

“Cantik…”

Pasti bertanya – tanya kenapa sahabatnya tidak mengenal Hyena? Pernikahan mereka sangat tertutup sekali. Kai akhirnya bercerita kepada sahabatnya. “Dia istriku.” Ucapan singkat dan jelas Kai, membuat para sahabatnya memembulatkan matanya.

“Jadi selama ini, kau sudah menikah?” Tanya Luhan yang masih tidak percaya. Kai mengangguk. Dan para sahabatnya hanya melongo terkejut. “Aku turut bahagia, Kai.” Ujar Suho dan tetap dengan senyuman selamatnya. Sudut bibir Kai pun tertarik saat Suho mengucapkan selamat.

Saat istirahat. Kai kembali bersama Hyena. Mereka duduk bersebelahan. Hening. Tak ada yang memulai berbicara. Kai pun menaruh kepalanya dibahu Hyena. Jantungnya mulai bekerja lebih cepat. Hyena memegang jantungnya. “Benar. Aku jatuh cinta padanya.” Batin Hyena.

“Ada apa?” Tanya Kai saat merasa ada yang ganjil.

“Tidak.” Hyena menggelengkan kepalanya.

Sebenarnya, bukan hanya Hyena saja yang berdetak lebih cepat. Kai juga merasakan hal yang sama. Kai berusaha menggapai tangan Hyena. Dan dia menggenggamnya dengan erat. Sialnya, jantung mereka berdetak lebih cepat. Hyena menoleh kearah Kai, begitu juga Kai. Mata mereka bertemu lama.

Tak tahan melihat bibir manis itu. Ia pun mencium bibir Hyena dengan lembut dan juga dengan cinta tentunya. Jantung Hyena berdetak dua kalil lebih cepat, malah lebih cepat. Dan Kai, sama seperti Hyena.

Hyena mencoba mendorong Kai, agar menyudahi ciumannya dengan mendorong tubuh Kai. “Untuk sekian kalinya, maaf.” Lirih Kai menatap manik mata Hyena. Berhenti berdetak dengan cepat!, batin Hyena.

Mereka terus bertatap – tatapan. Sampai tidak menyadari kalau ada seseorang yang memperhatikan mereka.

Ck, lihat saja! Aku akan memberikan kalian hadiah terindah. Tunggu saja!”

-TBC-

NOTE : Haihai! Gimana nihh chapter 4nya? Seru gaa? Mau ngasih tau nih. Ff ini emang sengaja alurnya aku cepetin awalnya. Soalnya biar langsung ngerti sama ceritanya. Tapi, kalo masih ga ngerti, yaaa…. gapapa sih. Hehehe.

Dan makasih yang udah baca. Aku sangat amat berterima kasih. Apalagi udah comment. Makasih udah ngehargain aku yaa^^

Advertisements

Author: Sashka

Jongin's wife. Teleporters // Whirlwinds // Pyromaniac.

26 thoughts on “The Erratic (Chapter 4) #TheBeatingHeart

  1. Ciee ciee hyena sma kai yang udh mulai sma2 suka
    Wahh kai gentle dia brani bilang ke tmen2nya kalo dia udh nikah sma hyena sosweet
    Pengen dehh jg hyena yang di kasih back hug sma kai #ngarep
    Aku suka bgt sma FF ini konsepnya keren, aku benci bgt sma myungsoo sma krystal buat mereka lenyap dong dari kehidupannya si kai sma hyena biat kai sma hyena happy ending..
    Aku tunggua chap selanjutnya ya thor.. Aku juga penasaran sma author, author itu line brp ya??
    Thanks~

    FIGHTING!!

  2. itu siapa yg berniat buruk? krystal atau myungsoo? mereka udah mulai saling suka >_< sweet banget deh kai kirain ga bakal ngakuin kalo hyena istrinya ga taunya di akuin juga akhirnya ke temennya hehe kereeeeen banget ceritanya thor di tunggu next chapternya 🙂

  3. aq reader baru dan lsg marathon jd komennya dichap yg ini aja gpp yaa klo aq sih ngerti alurnya god job wlwpun kecepetan *tiba”lsg cintrong aja* tp gpp dehhh jdnya so sweetthhhh 😀 ditunggu nextchapnya 😉

    • Hehe gapapa kok yang penting kamu masih mau comment. Ff ini emg sengaja dipercepatan alurnyaa, jadi maaf yaa kalo bingung kenapa kecepetan^^

  4. Selalu aja ada yg sirikk iih enyak lah kau dua mahluk aneh wkkww.
    Cie kai cieee udh bisa move on

  5. Weiiittss Kai yaampun, udh berani bgt ya ngumbar2 kemesraan dimanapun dan kapanpun sama Hyena, cieeee♡ ckckck ini mah udh jatuh cinta bgt namanya….
    Uhukk… Kai sama Hyena ngelakuin ‘itu’? 😮
    Wkwk cepet bgt sih ;3 Kai napsu bgt nih ;3
    Isshhh itu Krystal apaan sih rese bgt-__-”
    Btw, ini alurnya cepet bgt.__. Tp ttp seru kok!^^
    Lanjuut ya~ Hwaiting 😀

  6. cie cie kai … mesumnya kumat bibir hyena godaan iman banget yakkk makanya kai nyosor mulu malahan dah dapet lebih…kekekeke
    krys ma myungsoo gk kapok” sich buat misahin kai ma hyena
    sebulan lagi hyena hamil moga aja gk ada hal buruk yang dialami hyena
    next ya chingu ditunggu

  7. huaaaaa ayoo cepet buat hyena hamil

    makin romantis aja hyena sama kaii

    aduh krystal sama myungsoo ngeselin dehh

    di lanjut yahh thorr

  8. ceritanya makin rame >.< aku suka aku suka 😀 ditunggu kelanjutannya 🙂

  9. Iya thorr emng kcepetan ..
    Aku ngrti kok .. hehhe
    Keep writing

  10. Ceritanya makin rame banget thor…. Sweet sekali^^ Ditunggu next chapternya yaa 😀

    Btw author nya line 2001? Masih muda banget tapi bikin ceritanya udh keren sangat good job thor (y)

  11. aduh ya udah mulai saling suka ,,

  12. Ohhh sweet bnget..
    Kai yadong bnget haha

  13. Ciee hyena sm kaii…. xD
    Next

  14. thor…aku reader baru…tp krna gk dppet chapter 1 2&3 nya aku komen di blog yg author publish…

  15. aq suka sama ff .a tp knapa ya kok alurnya cepet banget…??

  16. suka deh ma ceritanya..lanjut

  17. Pasti yg ngintip krystal >.<
    Kai Gk sabaran yh ??
    Haha…

  18. omona 😮 Kai Hyena…
    akkhhh… sudah melakukan itu..

  19. Yeey akhr.a mereka sdar jg kalo mreka udh sling cinta. Siapa ya yg ngeliat kai-hyena td? Ap krystal?

  20. ya ampun,, setiap mereka berdua(hyena-kai) ada di atap,, psti selalu ciuman
    itu psti soojung yg di part trakhir
    next chap

  21. hadiah ap tuh yg mau d’ksih ???

  22. Many people opt to use loan payday loans online with
    the convenience this procedure offers. Pawn stores, or variations of resale shops,
    have been in existence for centuries available as one way
    and other?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s