Sashka Fanfic's

“Let’s live while doing things we like.” -Sehun

The Erratic (Chapter 8)

51 Comments

theerraticc

Tittle : The Erratic

Cast : Kim Jongin/Kai || Park Hyena

Genre : School life || Romance || Fantasy || Marriage Life || Action

Author : Sashka (@sashagani)

Rate : PG-17

Length : Chaptered

Diclaimer : Cerita milik saya. Cast milik Tuhan yang maha esa, kecuali OC milik saya. No Plagiat! 

Sumarry : Aku mencintaimu, tapi aku takut.

Seorang Pria bertubuh gagah berjalan dengan percaya dirinya menyusuri koridor yang gelap. Matanya sesekali melihat kekanan dan kekiri. Bibirnya tak berhenti-hentinya tersenyum bahagia. Tidak tahu jelas apa yang membuatnya bahagia.

Pria itu pun perlahan membuka pintu besar berwarna coklat tua. Pria itu tersenyum lebar, saat melihat pemandangan yang tidak biasa, yaitu:

SEORANG WANITA TERTIDUR DIATAS KASURNYA.

Wanita tersebut memang tidak naked. Hanya saja, saat ia tertidur wanita itu sangat membuatnya menggairahkan. Pria itu pun berjalan mendekati wanita tersebut, dan duduk ditepi kasur. Tangannya mengelus dahi wanita tersebut, kemudia ke mata, ke hidung, ke pipi, dan terakhir yaitu bibir wanita tersebut.

Ingin ia mencium bibir manis itu lagi. Hanya saja ia takut wanita itu bangun, dan berteriak ketakutan. Dia tersenyum melihat wajah terlelap wanita tersebut. Tadi ia sempat memfoto wanita tersebut yang sedang terlelap, dan mengirimkannya kepada suaminya.

Dan, reaksi suaminya sangat membuatnya senang. Pria itu marah, sangat amat marah. Dan itu dapat membuat hubungan mereka retak. Rencananya berhasik untuk membuat wanita itu menjadi miliknya.

Wanita tersebut pun menggeliat membuat sang Pria terkejut dan langsung bangun. Perlahan wanita itu membuka matanya, samar-samar ia melihat seorang Pria.

“Kris?” Tanya wanita tersebut saat pertama kalinya sadar dari mimpinya. Pria tersebut tersenyum senang, saat tahu wanita itu mengenalinya. Betapa bahagia dirinya.

“Ada apa? Ada yang sakit, sayang?” Tanya Pria itu–Kris–selembut mungkin. Wanita tersebut bangun, dan bergerak sedikit menjaub dari sang Pria. “Menjauhlah dariku, brengsek!” Teriak wanita itu yang tetap bergerak menjauh.

“Kenapa kau jadi galak seperti ini? Apa karena Pria itu? Benar-benar parah dia membuat Hyena-ku berubah.” Wanita itu–Hyena–bergerak menjauh. Dan pas, belakangnya tembok. Dan dia sudah tidak bisa pergi lagi.

Kris berjalan lebih cepat kearah Hyena, dan sekarang ia sudah tepat didepan Hyena. Menatap tajam kearah Hyena, membuat sang empuh yabg ditatap menundukkan kepala. “Kau mulai berani denganku?” Hyena tetap diam, baginya tak penting menjawab pertanyaan Pria didepannya ini.

“JAWAAABB AAKKUU!”

Bulu kuduk Hyena bergedik ngeri saat Kris berteriak didepan wajahnya. Sangat menyeramkan. Sama seperti dulu. Ia tidak berubah saat terakhir kalinya Hyena melihatnya.

PLAKK..

Tamparan pun mengenai pipi kanan Hyena. Membuat Hyena diam kesakitan. Kris tetap menatap tajam kearah Hyena. “Memang dengan cara kau pergi, aku tidak bisa mencarimu? Pikiran yang dangkal.” Ujar Kris sembari menatap remeh Hyena. “Sampai kapanpun kau tidak akan pernah lepas dariku.” Bisik Kris tepat ditelinga Hyena.

“Ohyaa, tadi saat kau tidur. Ku foto dirimu, dan mengirimkannya kepada suamimu. Dia begitu marah. Dan sebentar lagi, kau aksn menjadi milikku.” Hyena memberanikan diri menatap Kris. Dan.. dengan keberanian yang besar, Hyena mendorong tubuh Kris dan berlari keluar dari rumah terkutuk ini.

Ia masih mencari pintu keluar. Dan nihil-nya, ia lupa kalau Kris bisa telerpotasi. Sehingga, sekarang Kris berada didepannya. Menyeringai kearahnya. “Kumohon lepaskan aku. Aku sudah muak denganmu.” Lirih Hyena dan mulai airmatanya mengalir, membasahi pipinya.

“Kali ini, kuberi kau kebebasan. Tapi, nanti jangan harap kau bisa bebas!”

Hyena berlari keluar rumah. Berjalan pulang kerumah dengan keadaan yang kacau. Matanya sembab karena habis menangis. Kepalanya pusing. Kakinya pegal. Bajunya yang lecek. Benar-benar seperti pemulung atau seperti pengemis jalanannya.

Sampai dirumah. Hyena tak melihat siapapun didalam rumah. Sepi sekali. Eomma dan Appa Kai sekarang memilih tinggal di Jepang untuk beberapa bulan kedepan. Alhasil, hanya ia dan Kai dirumah besar ini. Hyena berjalan kekamarnya dan Kai. Benar-benar kacau. Kamarnya tidak berbentuk lagi. Acak-acakkan sekali. Semuanya tidak pada tempat awalnya. Seperti kapal pecah? Mungkin.

KLEEKK..

Kai baru saja keluar dari kamar mandi. Betapa terkejutnya saat melihat Hyena yang kini sama menatap kearahnya. Kai mengacuhkan Hyena, dan berjalan melewatinya. Lalu, keluar kamar dengan pakaian rapih. “Oppa..” Panggil Hyena membuat Kai berhenti.

“Mau kemana?”

“Jangan bicara denganku lagi.”

Bagaikan ribuan jarum yang menusuk kedalam hatinya. Kenapa ia selalu dilakukan seperti ini? Kai berjalan keluar sembari menutup pintu dengan kencang, menimbulkan suara yang keras.

Hyena menghela nafas berat. Ini sudah parah. Ini keterlaluan. Ini semua sudah keterlaluan. Hyena pun berlari mengejar Kai. Baru saja Kai keluar dari pekarangan rumah, Hyena kembali menghela nafasnya. Ia terlambat. Kai akan pergi. Ia takut sekarang.

Kai terus meneguk wine-nya, sudah 2 botol ia minum. Ia mabuk sekarang. Semuanya temannya menatap khawatir kearahnya. Sehun mendekat kearah Kai, “Kai-ah, ada apa?” Tanya Sehun yang kini ikut duduk disebelah Kai. Kai menangis?

“Aku bodoh!”

“Apa maksudmu, eoh?” Tanya Sehun, dan semua temannya berusaha mendekat untuk ikut mendengar.

“Pertama dia berciuman dengan pria lain, aku cemburu. Kedua adalah kesalahan terbesar yang kulakukan, aku membalasnya dengan tidur bersama Krystal. Ketiga, seseorang mengirim foto istriku yang sedang terlelap diatas kasurnya.” Kai sedang mabuk. Ia benar-benar sudah mabuk berat.

Sehun dan Chanyeol pun membawa Kai kedalam mobil, disusul oleh yang lainnya. “Jangan bawaku pulang. Aku tidak ingin pulang.” Sehun menggeleng dan tetap akan membawanya pulang kerumahnya.

TOKK TOKK..

Merasa ada yang datang, Hyena pun membuka pintu. Matanya masih sembab, malah sangat sembab. Betapa terkejutnya saat ia melihat seorang Pria membawa Kai yang sedang mabuk. “Aku tidak tahu ada masalah apa dengan kalian berdua. Tapi sepertinya, Kai sangat terpukul dengan itu semua.”

Lagi-lagi Hyena merasa bersalah. Pria itu–Sehun–membawa Kai ke kamarnya. Merebahkan tubuh Kai di kasur king size-nya. “Aku harap, masalah kalian cepat selesai. Aku harus kembali, maaf menganggu waktu tidurmu, Hyena-ssi.”

“Tidak, seharusnya aku berterima kasih karena kau sudah membawanya pulang.”

Sehun pun pulang ke rumah, karena tak ingin berlama-lama dirumah Kai. Hyena duduk ditepi kasur, menatap wajah Kai yang tak kalah kacaunya dari Hyena. Hyena tersenyum kecut. Dia salah. Dia sangat salah. Seharusnya waktu itu ia mendorong tubuh Kris sekuat tenaga. Seharusnya ia tidak mencintai Kris. Seharusnya.. Ia tidak pernah mengenal Kris. Dan pada akhirnya, ia tidak seperti ini.

Hyena membukakan sepatu Kai dan menggantikan pakaian Kai. Kai sudah terlelap. Bahkan, tidurnya sama sekali tidak terusik saat Hyena menggantikan pakaiannya. Hyena menangis lagi. Setelah menikah, ini pertama kalinya ia menangis lagi. Myungsoo sudah tidak menganggunya, Kris kembali. Kris akan menganggu hidupnya lagi.

Diam-diam, Hyena mengecup bibir Kai yang sedang terlelap. Hanya mengecup bibirnya saja, tidak lebih. Ada hal yang tidak bisa ia pikirkan sekarang. Ia hanya berciuman dengan Kris, dan itu pun tidak sengaja. Tapi, Kai cemburu, dan membalasnya dengan melakukan hal terlarang itu bersama Krystal. Betapa saki hatinya saat melihat itu semua.

Hyena menutup pintu secara perlahan agar tidak membangunkan Kai. Ini sudah pukul 6 pagi. Ia harus membuatkan sarapan untuknya dan Kai. Hyena berjalan kearah dapur, dan memulai memasak sarapan paginya yang menyedihkan.

Hyena memakan sarapannya sendiri, tak lupa ia juga menyisakan untuk Kai. Selesai sarapan, Hyena tidur dikamar tamu. Ia tidak berani untuk tidur dikamarnya dan Kai. Kai masih marah padanya. Kai membencinya sekarang, dan tidak mencintanya lagi, pikir Hyena.

Hyena tidak tidur, ia menatap langit-langit kamar. Pikirannya juga terbang kesana kemari. Memikirkan semua hal yang terjadi padanya. Tiba-tiba kejadian dulu terulang kembali. Tidak tahu kenapa kejadian itu tiba-tiba berputar kembali diotak. Padahal ia sudah benar-benar menghilangkannya.

FLASHBACK

“Hyena-ah, mau kemana kau!?” Teriak seorang Pria yang terus berlari mengejar seorang Perempuan yang juga sedang berlari dengan kencang. Perempuan itu seolah-olah tuli, sebenarnya ia memang sengaja tak mendengar pria itu. Sang perempuan pun berlari, menghiraukan panggilan sang pria.

GREEEPP..

Sang Perempuan pun ditarik paksa oleh Pria itu. Dibawalah kedalam mobil. Perempuan itu lemas, tak berdaya. Sejak tadi ia hanya memohon-mohon, dan menangis. Dengan kasarnya, Pria itu mendorong Perempuannya kedalam mobil.

Perempuan itu hanya diam menundukkan kepala. Takut melihat wajah Pria itu, karena Pria itu menatapnya dengan tajam. Seolah-olah ingin menerkamnya. Lagi-lagi tangan Perempuan itu ditarik paksa untuk keluar dari mobil.

Pria itu benar-benar gila membawa Perempuan yang masih menjadi siswa SMP ke apartement-nya. Mendorong tubuh mungil Perempuan itu ke dinding apartementnya. “Jika kau tidak memberi tahuku. Kau tahu, kau tidak akan selamat.” Bisik Pria itu disekitar leher Perempuan itu, sehingga terasa hembusan nafasnya.

Perempuan itu hanya diam menundukkan kepala, menggigit bibir bawahnya, dan matanya terpejam takut. “Lagi pula.. Bentuk tubuhmu indah, walaupun kau masih SMP.” Perempuan itu hanya berdoa didalam hatinya, agar bisa pergi dari Pria yang sekarang mengurungnya ini.

“Jawab aku..”

“Ma-ma.. ma-maksudmu?” Kegugupan itu tiba-tiba saja datang disaat Perempuan itu mulai berani mengeluarkan suaranya. Pria itu menjauh, dan mengeluarkan smirk evil-nya.

“Kau kira aku tidak tahu, sayang.” Perlahan Pria itu kembali mendekat, mengelus pipi Perempuan itu dengan lembut. “Kau bisa lihat masa depan kan? Beritahu masa depanku.” Bisik Pria itu tepat ditelinga Perempuan itu.

“A-aku.. ti-tid-tidak tahu..”

“Kau bohong!”

Pria itu marah, lalu mencengkram tangan Perempuan itu sangat erat, sampai-sampai sang Perempuan meringis kesakitan. “Sungguh aku tidak tahu caranya.” Pria itu makin erat mencengkram tanga Perempuan itu. Sangat erat. Perlahan buliran airmata jatuh dipipi sang Perempuan.

Pria itu mencium paksa Perempuan itu dengan kasar. Sesekali menggigit bibir Perempuan itu. Tangannya tak tinggal diam. Tangannya meraba-raba tubuh Perempuan itu sampai berhenti didada Perempuan itu. Meremasnya dengan kasar. Sekasar mungkin.

Pria itu menjauh, melihat keadaan Perempuan itu yang kacau dibuatnya. “Ayo, lakukan.” Bisik Pria itu lagi. Perempuan itu menggelengkan kepala tidak tahu. Pria itu berteriak sekencang-kencangnya. Melemparkan benda yang ada disekitarnya. Perempuan menangis dalam diam.

“KAU TAHU! AKU TIDAK PERNAH MENCINTAIMU! AKU HANYA MEMANFAATKANMU SAJA! AKU HANYA BUTUH KEMAMPUANMU SAJA! TIDAK LEBIH, PEREMPUAN JALANG!”

Perempuan itu menangis. Ia sangat mencintai Pria yang ada didepannya ini. Malah sangat mencintainya. Maka dari itu, selama ini ia rela diperlakukan kasar olehnya. Tahunya, Pria ini tidak mencintainya. Malah lebih menyakitkannya, Pria ini hanya memanfaatkannya.

“PERGILAH KAU, PEREMPUAN JALANG!”

Perempuan itu berjalan keluar dengan tetap menundukkan kepalanya. “Dan jangan kau kira setelah ini kau bebas. Tidak! Kau tidak akan pernah bebas dariku! Karena kau mencintaiku! Selamanya!” Perempuan itu langsung keluar apartement Pria itu, dan berlari ke rumah sembari menangis.

FLASHBACK END

Butiran airmata mengalir dipipinya. Ia menangis lagi. Hyena tidak tahu harus apa. Kai membencinya, Kris kembali ke dalam kehidupannya, dan Krystal orang ketiga dalam hubungannya. Ia takut. Setelah kejadian itu, ia menjadi berubah. Berubah, sangat berubah. Hyena pun bosan. Dan ia ingin tahu apa yang diberitahu Luke itu bekerja dengan benar atau tidak. Hyena mulai memejamkam matanya sembari menghirup udara dan membuangnya.

BUGH!

Hyena terjatuh diatas sofa. Ia tahu tempat ini. Sangat tahu tempat ini. Tempat yang membuatnya berubah. Tempat yang membuatnya menangis. Tempat yang membuatnya tersakiti. Tempat yang membuatnya sedih. Apartement Kris. Ya, tujuannya memang tempat ini.

Apartement Kris benar-benar kacau. Sangat gelap. Buku berserakkan dilantai. Pecahan gelas dan piring dimana-mana. Baju berserakkan dilantai. Sehingga Hyena harus berjalan hati-hati, walaupun tidak akan membuat kakinya terluka. Hyena berjalan ke meja tempat Kris bekerja atau apalah itu.

“KAU BODOH KRIS!”

Hyena terlonjak kaget saat mendengar teriakkan Kris. Terlihat Kris baru saja keluar dari kamar mandi sembari membawa lembar kertas. Kris duduk disofa sembari melihat selembar kertas itu. Hyena yang penasaran pun mendekati Kris dan diam-diam mengintip selembar kertas itu.

Hyena terkejut saat melihat apa isi kertas itu. Kris seharus masuk rumah sakit jiwa dari dulu. Akalnya sudah tidak ada. Dia benar-benar sudah gila, Batin Hyena.

“Kau memang lucu jika sedang takut, Hyena-ah. Apalagi jika kau tersiksa. Wajahmu akan lebih lucu lagi.”

Hyena menjauh dari Kris. Menjaga jarak dari Kris yang tidak bisa melihatnya. Kris sudah gila. Ia harus pergi sekarang juga.

“Sampai kapanpun kau tidak akan bebas. Karena kau mencintaiku, gadis kecil.”

Hyena kembali. Keringat membasahi tubuhnya dan juga baju yang ia kenakan. Hyena pun berniat mengambil minum di lemari es. Sebelum itu, ia memeriksa sarapan yang ia siapkan. Dan benar, sarapan itu sudah habis. Berarti Kai sudah bangun, ia memeriksa mobil Kai dari jendela. Mobil Kai sudah tidak ada dipekarangan rumah.

Hyena pun bergegas untuk mandi. Dan berniat berjalan-jalan ditaman. Hyena berjalan ditaman, lalu duduk direrumputan hijau. Menatap langit biru yang indah disiang hari dibawah pohon besar. Hyena merasakan ada seseorang yang duduk disebelahnya. Orang itu adalah Myungsoo yang sedang tersenyum kepadanya. “Ada masalah?” Hyena menjauh dari Myungsoo.

“Aku tahu kau masih takut dan marah padaku. Kalau begitu, aku minta maaf. Sangat minta maaf.”

“Pergilah. Aku hanya ingin sendiri!”

“Jangan seperti itu. Aku tahu kau sedang ada masalah. Berceritalah.”

“Bagaimana kau tahu?”

“Kau lupa. Aku bisa baca pikiranmu.”

“Tapikan, kita tidak bisa membaca pikiran orang yang kita cintai. Bukankah kau mencintaiku?”

Myungsoo tertawa, “Kau terlalu percaya diri, Hyena-ah. Benar. Dulu kukira aku mencintaimu, ternyata salah. Aku mencintai wanita lain. Jadi ceritakan masalahmu.”

Hyena pun menceritakannya kepada Myungsoo saat tahu Myungsoo tidak akan berniat jahat padanya lagi. “Kris? Aku tahu dia.” Hyena mengerutkan keningnya heran. Bagaimana dia tahu Kris? Pikir Hyena.

“Setahu dia cinta pertamamu, dan dia adalah anak dari musuh Appa-ku.”

“Musuh?”

“Ya, Appa-ku adalah seorang gangster. Dan aku sekarang menggantikannya.”

“Kau menjadi seorang gangster?”

“Ya. Tapi aku tidak sekejam yang kau kira. Aku seorang gangster yang baik.”

Mereka berdua tertawa bersama. Tapi itu hanya sesaat, karena datanglah seorang Perempuan mengenakan dress tanpa lengan berwarna biru muda. “Kenalkan dia kekasihku. Son Yuri. Yuri, dia Park Hyena. Hyena, dia Son Yuri.”

“Park Hyena.”

“Son Yuri.”

“Baiklah. Jika ada masalah kau bisa hubungiku Hyena. Karena aku tahu, suatu saat nanti kau pasti membutuhkan bantuanku. Dan dengan senang hati aku dan anak buahku akan membantumu. Dan tolong maafkan perbuatanku selama ini.” Ujar Myungsoo saat berdua dengan Hyena.

Hyena berfikir kalau Myungsoo memang orang yang baik. Apalagi saat dia bercerita bagaimana ia bisa bertemu dengan Son Yuri. Bagi Hyena, Myungsoo sangat baik karena mau menolong seorang Perempuan yang lemah tak berdaya didalam hutan, dan merawatnya. Menurut rencana, Myungsoo ingin menikah dengan Son Yuri. Secepat itukah cinta? Cinta tidak bisa ditebak. Cinta itu teka-teki.

Seorang Pria mengendarai mobilnya di atas kecepatan rata-rata. Pria itu terlihat sangat marah. Marah sekali. “SIAL!” Umpat Pria itu sembari memukul setir mobil berkali-kali. Pria itu menepi di sungai Han. Pria itu melempar batu kerikil ke sungai Han, dan berteriak. “BENAR-BENAR SIAL!!”

Pria itu–Kai–berjalan ke pinggir sungai Han. Ia berfikir, kalau ia adalah Pria terbodoh yang cemburu hanya sebuah ciuman. Ia takut kejadian terdahulu terulang. Wanita yang ia cintai berciuman didepannya, dan pada akhirnya wanita itu meninggalkannya. Ia takut Hyena akan seperti itu. Apalagi saat ada seseorang mengirim foto Hyena yang sedang terlelap.

Ia benci situasi ini. Ia benci keadaan ini. Tapi, ia sangat mencintai Hyena. Tapi kenyataannya lain, Ia dijebak oleh Krystal. Krystal benar-benar licik baginya. Yang ia takuti adalah Krystal hamil. Ia takut akan hal itu. Ia takut Krystal minta pertanggung jawaban, dan Hyena marah padanya. Dan pada akhirnya semuanya akan berantakkan.

Kai menangis. Ia menyesali perbuatannya. Kai mengusap airmatanya dengan kasar. Dia seorang laki-laki, dan laki-laki tidak boleh menangis. Ia harus bisa menjalani ini semua. Kai bisa. Dan pasti sangat bisa. Akhirnya, keputusannya adalah menjauh dari Hyena bagaimana pun caranya akan dia lakukan.

Semuanya ia lakukan agar Hyena cepat membencinya, dan melupakannya dengan cepat. Kai sekali lagi melempar batu yang lumayan besar kearah sungai Han. Kai kembali masuk kedalam mobil, dan tujuan selanjutnya adalah rumah Baekhyun.

Sampai dirumah Baekhyun. Kai langsung menceritakan semua yang terjadi. Sampai-sampai Baekhyun dibuat terkejut karena Kai menangis didepannya dan Chanyeol. “Kurasa kau benar-benar mencintainya.” Ujar Baekhyun sembari menatap iba kearah Kai.

“Kau juga salah, Kai-ah. Kau terlalu gegabah. Kau membuat keputusan tanpa berfikir panjang dulu.” Sambung Chanyeol.

“Baiklah. Kau mau pulang? Atau menginap disini, eoh?”

“Disini. Kumohon.”

“Baiklah.”

Baekhyun dan Chanyeol pun menelpon Suho, Sehun, dan Luhan untuk datang ke rumah Baekhyun, sudah jarang mereka menginap bersama. Dan ini kesempatannya, sekaligus menenangkan Kai yang sedang bersedih ini.

“Krys, jangan ganggu mereka lagi!”

“Aku tidak mau! Sampai kapanpun aku harus memiliki Kai!”

“Tapi ini salah, Krys.”

“Salah? Apa yang salah? Semua yang kulakukan benar! Aku membuat mereka berdua menjauh. Dan membuat Kai dan Hyena saling membenci. Bukankah itu namanya aku berhasil?”

“Tapi itu salah, Krys. Harus sampai kapan kau begini, eoh?”

“Sampai aku mendapatkannya! Lagian juga aku tidak sepertimu, Myungsoo. Menyerah begitu saja. Pengecut!”

“Aku bukan pengecut. Aku hanya lebih senang jika melihat orang yang kucintai senang. ITU SUDAH CUKUP, WANITA JALANG!”

“DASAR PENGECUT! SEHARUSNYA KAU TIDAK MENYERAH BEGITU SAJA, BODOH!”

“DIAM! JANGAN BUATKU MARAH, KRYS!”

“KENAPA KAU INGIN MARAH?! MARAHLAH!!”

Myungsoo geram dengan sikap Krystal, dan berjalan mendekati Krystal dan mencekik leher wanita itu. “Be-berh-hen.. ti bo-doh.. a-aku tid-dak bis-sa ber-naf-fas..” Krystal berusaha melepaskan cengkraman Myungsoo dilehernya.

“TIDAK! AKU AKAN MELEPASKANNYA JIKA KAU BERHENTI, JALANG!”

“Ba-baik-lah.. a-ak-ku.. a-akan.. ber-hent-ti..”

Myungsoo pun melepaskan cengkramannya. “Kupegang janjimu. Lihat sampai kau mengulanginya lagi, tak segan-segan kau akan merasakan indahnya neraka, Krys.” Myungsoo pun meninggalkan Krystal yang masih mengatur nafasnya.

“Bodoh! Aku tidak akan berhenti sampai kapan pun.”

Hyena sejak tadi terus melihat jam . Ini sudah malam, dan dia hanya makan malam sendiri? Apa Kai tidak berniat untuk pulang? Apa dia tidak kasihan dengannya? Sendirian dirumah sebesar ini? Pelayan rumah sedang libur. Dengan terpaksa Hyena bermakan malam sendirian. Buliran airmata mengalir dipipinya. Ia menangis.

Kenapa kehidupan rumah tangganya jadi seperti ini? Ia menyesali semua ini. Ia ingin minta maaf dengan Kai. Dan membuat ini semua selesai.

“Makan malam sendiri? Mau kutemani?” Hyena mengangkat kepalanya, dan melihat Kris yang duduk didepannya. Ia menghiraukan Kris, dan kembali makan. Kris tersenyum meremehkan Hyena.

“Gadis kecil! Sedang bertengkar dengan suamimu, eoh? Kasihan sekali kau.”

Hyena mengangkat kepalanya lagi, dan menatap tajam kearah Kris. Sudah cukup ia takut dengan Kris. “Ini semua karenamu, brengsek!!” Hyena berniat menarik rambut Kris, tapi tiba-tiba Kris menghilang. Kria kini ada disebelahnya, tertawa meremehkan.

“Kemampuanku lebih hebat darimu.”

Hyena tak tinggal diam. Ia harus membalasnya. Ia mengejar Kris. Dan.. Berhasil! Ia memegang rambut Kris. Dan menariknya sekuat tenaga. Kris meringis kesakitan, dan kembali menghilang. “Kau sudah berani, ternyata.”

“Aku tidak takut denganmu! Tak segan-segan aku akan membunuhmu, Kris!” Hyena cepat-cepat mengambil pisau yang ada didapur. Memegangnya dan mengarahkannya ke Kris. “Jangan mendekat, atau kutusuk kau!”

“Tusuk aku kalau kau bisa, gadis kecil.”

Hyena berniat menusuk Kris pun, tiba-tiba menghilang saat Kris berbisik ditelinganya. “Kau tidak mungkin menyakiti seseorang yang kau cintai.” Hyena dibuat bingung oleh Kris. Ia mencintai Kai, tapi kenapa ia tidak berani menusuk Kris? Siapa yang ia cintai? Kris hanya masa lalunya, sekarang ia mencintai Kai. Sangat mencintai Kai. Jadi, selama ini ia masih mencintai Kris?

Tidak! Itu semua tidak boleh terjadi. Ia hanya mencintai Kai seorang. Kai hanya Kai didalam hatinya. Tak ada Kris lagi dihatinya.

Sehun berpesan kepada Baekhyun akan datang telat, karena ia sedang bermain game. Padahal aslinya ia sedang bersama Sokyung. Sokyung minta tolong Sehun untuk menemaninya ke toko buku. Sehun dengan senang hatipun mengabulkannya.

“Sudah selesai. Ayo kita pulang.” Sehun sedih, ia ingin berlama-lama dengan Sokyung. Dengan berbagai cara dia pikirkan.

“Bagaimana kalau kita makan dulu? Aku yang traktir.”

Dan mereka berdua berakhir direstaurant yang tidak jauh dari toko buku. Hening. Tak ada yang memulai pembicaraan. Mereka juga makan dalam diam. Sehun malu, dan dapat ia lihat pipi Sokyung merah merona. Pasti ia sama denganku, batin Sehun.

Tak ada yang spesial yang ia lakukan bersama Sokyung. Berakhir dengan mengantar Sokyung pulang, dan.. mencium bibir mungil Sokyung. Dan itu semua menurut Sehun sangat indah.

Hyena memutuskan untuk tidur dikamarnya dan Kai. Karena ia tahu, Kai pasti tidak akan pulang lagi hari ini. “Melelahkan. Sangat melelahkan.” Hyena terlelap dengan nyenyaknya.

Keesokkan harinya, ia benar-benar tak melihat Kai tidur disebelahnya. Kai benar-benar tidak pulang hari ini. Hyena bergegas untuk mandi, dan langsung berangkat sekolah. Tak berniat untuk sarapan dahulu. Mungkin jika ia sarapan aku membuatnya terlambat sekolah. Jadinya, ia memilih untuk datang lebih pagi hari ini.

Mengingat 5 hari lagi ia akan ujian akhir, ia harus belajar lebih giat walaupun ia sendiri sudah tahu jawabannya. Ia sudah melihat mobil Kai dari parkiran sekolah. Berarti Kai sudah tiba disekolah. Hyena mempercepat langkahnya, ia harus bertemu dengan Kai. Ia ingin meminta maaf dengan Kai.

Saat ia pergi ke kelas Kai, disana tidak ada Kai. Salah satu teman Kai–Baekhyun–memberitahu kalau Kai ada diatap sekolah. Lantas Hyena berlari keatap sekolah. Lagi-lagi Hyena dibuat terkejut. Kai dan Krystal berciuman. Lebih tepatnya, Krystal yang mencium Kai. Tapi Kai hanya diam? Tak berniat mendorong Krystal.

“Oppaa..”

Kai dan Krystal menoleh kearah belakang. Cepat-cepat Kai mendorong tubuh Krystal, sehingga Krystal terjatuh kebawah. Kai mendekat ke Hyena yang sedang menahan tangisannya. “Oppaaa..” Lirih Hyena.

“Pergilah! Kau lihatkan aku berciuman dengannya? Bencilah aku! Dan pergilah sekarang!”

Hyena tak bisa menahan tangisnya lagi. Ia menangis. Kai yang melihat itu rasanya ingin memeluk Hyena, tapi mengingat ia harus membuat Hyena membencinya dan melupakannya. Jadi, ia harus bersikap seperti ini kepada Hyena. “Kenapa?”

“Pergilah!”

Hyena menatap wajah Kai. Tanpa berfikir lagi, Hyena lari meninggalkan Kai dan Krystal. Kai menghampiri Krystal, “Dasar wanita jalang!” Krystal tersenyum meremehkan Kai.

“Tak lama dari ini, kalian berdua akan pisahkan?”

-TBC-

Note : Huaaa aku terlalu pusing dengan berita Luhan keluar 😥 Luhan termasuk bias aku di exo-m. Sedih banget kenapa harus keluar? Udahlah yaa, mungkin dengan ini dia bakalan bahagia dehh.

Dan maaf yaa chap ini kayanya terlalu pendek ya? Tapi aku udah berusaha buat ngepost disela kesibukkan aku buat belajar. Dan kalo alurnya dan bahasanya masih belum seperti yang kalian inginkan aku minta maaf banget yaa. Terima kasih~

Advertisements

Author: Sashka

Jongin's wife. Teleporters // Whirlwinds // Pyromaniac.

51 thoughts on “The Erratic (Chapter 8)

  1. jahaaatttt banget krystal!!! aaarrgghhh!!! ke laut aja gih!! kris juga ngeselin minta ampun.. aduh thor makin buat penasaran aja:O dituggu ya lanjutannya, fightig!!!;)

    • Kris ngeselin gitu-gitu bias aku loh ;( hehehe. Next chap semoga dipercepat lagi yaa. Terima kasih 🙂

      • ooh hehehe mian thor._. aku nggak tau kalo kris itu bias author. tapi emang disitu ngeselin kris nya._. oke thor, ditunggu pokok nya next chapternya;)

  2. eh ngomong” aku seneng jadi yang ngommen pertama kali hihi^^

  3. gk kependekan kok saengi…. seneng malahan ngepostnya cepet
    hahhh kenapa makin rumit gini sich kai caramu menyakiti hyena benar” salah dan membuat hyena makin sakit hati dsn gk ada kasiannya sama sekali
    kris kayaknya emang udah gk bisa tertolong lagi sakit jiwanya haruskah dia dibunuh
    aku bete ma kai … apalagi krystal pengen aku bejek bejek sumpah….pokoknya bikin gregetan dech part ini…

  4. Heran deh sama kai, dia cemburu bgt, tp kan gak seharusnya dia kaya gitu. Hyena cuma ciuman eh kai? Lebih dari ciuman. Seharusnya hyena yg lebih marah. Duh sumpah greget bangettt.

  5. Aku deg degan bacanyaaaa pokoknya kereeennn thor penasaran banget sama kelanjutannya ditunggu ya next chapter dan kalau bisa jangan lama” ya thor… Dan hwaiting!!!

  6. Knpa myung gk langsung matiin tuh wanita siluman hah !! Kekii aku baca nya …
    udh itu ditambah kris pria jelangkung itu ckck
    Kai knpa lu suruh dia benci lu why ???
    Serumit itu kah pikiran mu saat ini ??
    Hanya dari ciuman jd bgini -_-

  7. thorr ini chapter nyebelinnn:’ bikin keluar air maataaa aaa aku harap chapter berikutnya engga gini lagii sedihhh bangett nyesekk bacanya ‘ makasii thorr yaa ngepost banyak salam maniss reader setiaa tandapelukkk !!!

  8. benci banget sma krystallll>:o, thor aku sampai nangis loh baca yang part terakhirnya:'( next yah thor,udah penasaran banget nih:D

  9. Akhirnya kamu posting Chapter 8 juga…
    aku seneng bangets lho..
    bagus ceritanya..
    KOnfliknya semakin W.O.W..
    Besok2 kalau posting cepet yethh..
    Kami semua menunggu Chapter selanjutnya..
    Authornim semangats ya…
    aku tau kamu lelah, tapi usahakan secepatnya di posting yang selanjutnya.. 😀

    • Aku usahain postingnya cepet yaa. Iya nih aku lelah banget, apalagi sekarang ada k13. Itu bikin lelah banget. Palingan aku bisa postingnya antara Jum’at, Sabtu, dan Minggu. Terimakasih sudah comment yaa 🙂

  10. Thor, kenapa kai jadi jahat? Kembalikan kai seperti semula, kasian hyena. Jauhi krystal, hiiihh benci banget sama krystal. Ditunggu next nya yah thor!

  11. boleh bunuh kris huaaaaa rasa nya pengen bunuh kris dehhhh aslii ngeselinnnn sumpahhh

    ya ampun kaii kenapa begitu sihhhh kasian hyena

    aduhh oh yahh bahasa nya udah baikan koqq

    tapi ini pendek banget FF nya huaaaaaaaaa

    tak apa di maklumi soal nya kan kamu juga sibuk

    di tunggu yahhh ke lanjutan nya

    • Jangan dibunuh dong Kris Oppa-nya ;( syukurlah bahasanya udah baik. Ini masih kependekkan yaa? Mungkin next chap bakalan sama kaya gini lagi, ga begitu panjang biar geretan hehehe. Terima kasih yaa 🙂

  12. Please… kai jangan ganggu dong:( krystal apa lagi. Greget sendiri gue bacanya
    next chap thor, moga ae si kai ga jutek lg sm hyena…
    Please dibikin happy ending ya thor^ keep writing!

  13. Keren ff nya thor..
    Aish ..si kris itu nyebelin banget massaassanksMA kayak krys..nama panggilannya aja sma:v
    Keep writing thor ^▽^)/

  14. ihh ngeselin smuanya… kai knp gitu mksudnya ap bkn hyena bnci

  15. Agh… >_<
    Masalahnya kok jd bertambah ya? :3
    Cepet-cepet deh pada sadar.. 🙂
    Fighting thor.. 😀

  16. i like this,,,
    Author daebak,, 🙂

  17. kris nya sakit eoh? jahat bgt dia sama hyena dan skrng malah myungsoo yg baik 🙂
    apa kai bnr2 mau hyena pergi trs dia sama krystal gtu? aku gak suka kai sama krystal >< hyena yg sabar ya

  18. greget sama kris sama krystal.. kapan nyerahnya sih mereka-_-

  19. geregetan sama kai ….awas lu kai …

  20. kris & krys, perusak hubungan orang!!
    Next

  21. uuuuaaaaa…nappeun nom!!
    kai wae..wae..wae!!!

  22. Issshh ngeselin bgt sih itu Kris sama Krystal, ngerusak rumah tangga orang aja!
    Plis lah, menjauh dari Kai sama Hyena, biarin mereka bahagia ;”( duuuhh Kai jangan gt dong yaampun kasian itu Hyena nya…. ;””((
    Chapter ini sedih bgt kak yaampun TT__TT

  23. krystal jahat banget!! kai bego sumpah ih jadi cowo!! emosi jiwa aku baca ff ini hih >_<

  24. thour aku mohon endingnya nati kai sam hyena yaaa…. kenapa mereka nerdua keras kepala sekali sihhhh untuk sekedar mendengarkan penjelasan satu sam lain ini meyedihkan….

  25. hai thour aku baru disini/? maaf jg ya bay komen disini._.
    jadi makin kesel sama Krystal. kai juga kenapa jadi gini. pgn bgt hyena sama kai balik>< make happy ending pls ;_;

  26. aku udah pernah komen di blog yg http://saykoreanfanfiction.wordpress.com/ tapi cuman sampe chapter 8 🙂
    makin kesel sama krystalnya thor 😦 wanita jalang banget deh kayaknya semoga aja krystal gak hamil yah thor 😉

  27. ih kasian hyena, kai knpa bgt, ini smua jga slah krystal yg gatal bgt. Moga aja dia gak hamil.
    blum lg kris yg spyco it ganggu org mulu krja’a.
    Lanjut. . .

  28. astgaaaaa aku ketinggalan jauh 😦 haaaaahhh .. ihhh sebel bngt sma kris sma krystal, haduhh kyanya mrka brdua itu udh skit kli yya..? ihhhh hyena nya kasiann pabo..! haaahhh 😦

  29. aigoo krystal dsni memang jalang , kai knpa cara pikir mu bruk skali? dampaknya kan hyena yg lebih skit

  30. aiiihhh kai nya pabbo banget sih..
    terlalu cemburu…heuuuhhh ngeselin…

  31. ya ampun krystal jahat bgt pengin gue lempar ke namsan tower
    aaaah makin penasaran nih sm critanya

  32. Aissh !
    Kai bener bener yh !
    Bikin emosi liatnya >.<
    He he .. Next baca ne thor ^^

  33. aakkkhhh kai jahat banget..
    minta maaflah kai. jangan malah kyak gitu..

  34. haii author, aku pindahan nii bacanya, hehee
    itu kris & krystal nyebelin banget parraahh.!!!
    sekalian aja dimatiin itu tadi krystalnyaa..aakkhh kezel maksimaalll

  35. Pingback: toms shoes and sunglasses

  36. nyebelin banget sih si kai,, tinggal minta maaf ke hyena aja susahnya minta ampun
    tuh lagi si krystal sama kris jadi pengganggu.. hadeeh
    next chap

  37. nyebelin bgt sihh !!! pngen ku cekik jug si krystal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s