Sashka Fanfic's

“Let’s live while doing things we like.” -Sehun

Histoire D’amour {Chapter 1}

45 Comments

d'amour

SashkaFanfic Present’s

Tittle : Histoire D’amour

Author : Sashka

Main Cast : Cho Kyuhyun | Kang Sang Hee

Other Cast : {cari sendiri ya}

Length : Chaptered

Rating : NC-21!!

Genre : Romance

———

Sakit yang kurasakan tidak sebanding seperti apa yang dulu ia rasakan. Yang ia rasakan lebih sakit daripada yang aku rasakan. Tapi, ini sudah melewati batas. Aku tidak bisa bertahan. Haruskah aku bertahan? Aku juga tidak tahu aku bisa bertahan atau tidak.

Hari-hariku dipenuhi oleh rintihan dan desahan seorang wanita. Aku juga tidak tahu bagaimana aku sampai berada disini.

Ditempat yang gelap tanpa penerangan sama sekali. Pertama kalinya aku berada disini, hal yang pertama kutangkap adalah suara rintihan kesakitan dan desahan seorang wanita.

Dan yang aku ketahui, setelah terdengar suara ‘TING’ dengan keras, tempat ini menjadi terang. Kesempatan itu yang ku manfaatkan untuk memandangi tubuhku. Yang hanya berbalut pakaian dalam saja.

Ada sebuah jendela kecil yang tertutup, tapi setelah tempat ini terang. Jendela kecil itu terbuka. Membawa sepiring nasi. Aku tidak tahu apa maksud dari tempat ini.

Seingatku, sebelum aku berada disini. Aku sedang mencoba untuk tidur. Dan aku tak ingat apapun lagi setelah itu.

Dan sekarang, aku duduk sambil memeluk kedua lututku dipojok ruangan ini. Aku takut kegelapan. Aku mohon. Terangkanlah tempat ini. Aku takut. Selamatkan aku.

“Aahh.. shh..”

Suara itu. Aku mendengarnya lagi. Suara yang berasal dari sebelah kanan ruangan ini. Aku mulai melakukan kegiatanku seperti biasa. Menajamkan pendengaranku untuk mendengar suara-suara apa yang keluar selanjutnya.

“Ahh.. ku.. mo-hhon.. hen-ti..kan.. shh..”

Suara itu terdengar seperti gabungan dari sebuah rintihan kesakitan dan juga desah nikmat. Dan aku bisa menebak, sebentar lagi pasti akan terdengar suara tamparan sangat kencang dan suara seorang pria.

PLAK!

“Diam!”

Suara itu memancarkan kalau pria tersebut benar-benar marah. Aku beringsuk lebih mendekat ke dinding sebelah kanan. Setelah ini, pasti hanya ada suara minta ampun dari sang wanita.

“Ammm..pppun.. k-kku mo.. hhhon.. hen.. tik-kan.. shh.. ah..”

Benar dugaanku. Sebenarnya tempat apa ini? Dan kenapa aku harus berada disini? Aku pun juga tidak tahu sudah berapa lama aku berada diruangan ini. Dan aku yakin, suatu saat nanti aku pasti akan keluar dari tempat ini.

Kembali melihat indahnya dunia, terlebih aku sangat merindukan pekerjaanku. Pekerjaan yang selalu membuatku pusing. Mungkin sekarang aku sudah dipecat dari perusahaan itu karena hal ini.

Tapi ada baiknya juga aku disini, karena aku tidak akan pernah melihat wajah sih pria penganggu. Pria kaya yang tergila-gila kepadaku. Aku juga tidak tahu kenapa dia sangat tergila-gila kepadaku. Cantik? Bahkan aku tidak cantik. Baik? Bahkan aku sangat jahat karena menolaknya secara mentah-mentah.

Lalu apa yang ia kagumkan dari diriku? Tubuhku? Oh no! Bahkan tubuhku tidak seksi sama sekali. Buktinya, panggilanku semasa sekolah menengah atas adalah ‘sih dada rata’. Terbukti bukan? Lalu apa? Aku tidak tahu apa yang ia sukai dari diriku.

Aku pun juga bukan orang kaya. Aku hanya seorang wanita yang hanya memiliki seorang saudara pria. Itupun ia suka sekali mabuk-mabukkan, bermain judi, dan apalah itu.

Tapi walaupun seperti itu. Dia selalu berbuat baik padaku. Dan aku tahu, sebenarnya dia menahan amarahnya itu agar aku terus memberinya uang. Licik bukan?

Aku tidak mau memikirkan hal ini. Sekarang aku lebih berfokus kepada keadaanku yang sekarang saja. Dan berharap semoga ada yang menolongku.

Author POV

Siang menjadi sore. Jam-jam untuk para pekerja kembali ke kerumah mereka masing-masing. Tak luput, seorang CEO muda yang juga akan segera kembali kerumahnya.

DRRTT DRRRTT

Ia meraih ponselnya dimeja kerja. Menggeser layar ponselnya, lalu menempelkannya ditelinga sebelah kirinya.

“……”

“Ne. Tunggu saja. Sebentar lagi aku akan pulang.”

“…..”

“Tidak. Aku bawa mobil sendiri, Joon.”

“……”

“Apa kau menyewa seorang wanita malam lagi, Joon?”

“…….”

“Baiklah. Aku akan secepatnya sampai.”

Ia memutuskan panggilan sepihak, lalu menaruhnya didalm saku celana nya. Bergerak mengambil jas nya di kursi kebesaran dan beranjak pergi dari ruangan kerjanya.

Membuat para karyawan memandangi kagum kearahnya. Bayangkan saja. Ia makai kemeja putih polos dan celana panjang hitam. Ditangannya pun ada jas hitam nya dan juga tas kantornya. Terkesan hot.

“Sajangnim, anda ingin kemana?” Tanya wanita yang berada dimeja repsesionis.

“Saya ingin pulang.” Jawabnya berhenti melangkah dan menatap bawahannya itu atau sekretarisnya itu.

“Tapi, satu jam lagi anda akan bertemu dengan perusahaan Nam Corp, Sajangnim.”

Ia malah mengernyitkan keningnya heran. Oh! Bahkan dia baru ingat mempunyai janji dengan perusahaan Nam Corp itu. “Batalkan saja. Katakan aku sedang tidak enak badan.” Ujarnya tegas.

“Ne, Sajangnim. Akan saya katakan pada mereka sekarang.”

Ia pun berlalu dari meja repsesionis dan keluar dari gedung besar ini. Berjalan kearah parkiran. Menuju tempat mobilnya. Ia membuka pintu mobil, lalu masuk kedalam dan kembali menutup pintu mobil.

Ia hanya berdiam diri didalam mobil. Tatapannya kosong. Berfikir-fikir apa yang harus ia lakukan sekarang? Tapi dipikirannya hanya ingin berdiam diri didalam mobil. Orang aneh. Memang.

“ARGGHH!”

Dia memukul setir mobil dengan sekuat tenaga. Menarik rambutnya frustasi. Lalu mengeluarkan ponselnya dari dalam saku celana. Menekan beberapa angka, lalu menempalkannya ditelinga sebelah kanan.

“…..”

“Bagaimana? Apa ia lakukan sekarang?” Tanyanya pada seseorang disebrang sana dengan penuh tanda tanya.

“……..”

“Sial! Apa aku harus pulang sekarang?!?”

“……..”

“Sialan kau, Joon!”

Dia memutuskan panggilan sepihak lagi. Lalu menyalakan mobilnya, dan pergi dari tempat parkiran menuju rumahnya.

Lampu merah menyala. Ia pun berhenti. Menunggu lampu kembali menjadi hijau. Dia tidak sabar ingin pulang dan memaki temannya itu atau pelayan pribadi nya.

.

Ia berhenti dipekarangan rumahnya yang terbilang luas. Berjalan masuk ke dalam rumah. Membuat para pelayan dirumah itu membungkuk hormat padanya. Dan dia dengan sombongnya melewati para pelayan itu.

Berjalan dengan gagah ke dalam kamarnya. Tapi langkahnya tiba-tiba berhenti saat seseorang menepuk bahunya.

“Apa kau tidak mau melihatnya dulu?” Goda seorang pria yang berbalut kemeja putih, jas hitam, dan celana hitam. Ia tersenyum mengejek.

“Aku mau mandi dulu! Setelah ini aku baru melihatnya lagi.” Ia berjalan meningglkan pria tersebut, tapi tak lama ia kembali berhenti. “Apa kau membawa wanita malam lagi?” Tanya nya membalikkan badan menghadap pria tersebut,

“Apa yang tidak untuk Cho Sajangnim?” Menaikkan salah satu alisnya lalu berbalik meninggalkan pria yang ia sebut ‘Cho Sajangnim’ itu.

“Seharusnya aku memecatnya.” Gumam nya masuk ke dalam kamar tempat ia beristirahat sehabis lelah bekerja seharian. Ia membuka jasnya, dan menaruhnya disofa dalam kamar.

Membuka satu per satu kancing kemeja putih sambil memandangi dirinya dipantulan cermin. Dia benar-benar sudah half naked, hanya tinggal celana saja ia buka, dan ia sudah benar-benar naked.

Tapi tidak dia hanya membuka kemeja putihnya saja. Walaupun tubuhnya tidak berbentuk. Tapi sekarang dia terlihat sangat keren.

Ia mengambil ponselnya lagi, lalu menghubungi pelayan pribadinya itu. Menunggu pelayan pribadinya itu menjawab panggilannya.

“Bawa dia kemari sekarang!” Lalu ia memutuskan panggilan begitu saja.

TOKK TOOKK

Tak lama pintu kamarnya terbuka. Menampilkan seorang wanita malam dengan dress yang sangat ..err.. minim. Wanita itu berjalan kearah pria yang kini dirinya dingin sambil menundukkan kepala. Wanita itu sudah berdiri tepat dihadapan sang pria yang menyewanya hari ini.

Wanita itu mendongakkan wajahnya menatap sang pria yang kini menatapnya tajam. Tanpa basa-basi. Sang pria langsung mencium bibir wanita yang ia sewa dengan ganas nan kasar.

Menahan tengkuk sang wanita dengan kasar. Sesekali menggigit bibir sang wanita agar membuka mulutnya. Saat wanita itu membuka mulut untuk memberi akses kepada sang pria.

Tentunya, pria ini tidak menyia-nyiakan nya dan lansung berperang lidah bersama sang wanita dengan ganas. Tangan kirinya memeluk pinggang sang wanita posesif. Tangan kanannya pun juga tak kalah bergerak liar menyusuri lekuk tubuh sang wanita.

“Ahh..” Dan wanita ini hanya bisa mendesah nikmat saat tangan pria ini mengelus paha nya yang terbuka. Membawa sang wanita mendekati ranjang, lalu menghempaskan nya diranjang.

Dia menindih sang wanita lalu kembali mencium bibir wanita itu dengan ganas dan kasar. Ciumannya beralih ke dagu, lalu ke leher. Mengecup-ngecup leher wanita itu, lalu menghisapnya, dan mengigitnya. Meninggalkan kiss mark disana.

Tangan kirinya sekarang digunakan untuk menompang tubuhnya, dan tangan kanannya pun aktif meremas-remas kasar payudara sang wanita .

Dia berhenti. Menatap wajah wanita yang ia sewa dengan lekat. Lalu beralih kepada dress merah yang menggoda ini. Ia merobek dressnya dengan kasar. Menampakkan dua buah payudara sang wanita yang berbalut bra hitam.

“Aahh.. Shh..” Desah wanita tersebut saat sang pria meremas payudaranya dengan kuat. Karena tidak tahan, ia pun membuka bra hitam sang wanita dengan kasar. Membuangnya tak menentu.

Wanita ini sudah half naked, hanya tertinggal celana dalam nya saja yang tersisa. Pria ini turun mengecup perut rata sang wanita. Turun-turun, sampailah divagina sang wanita yang masih terbalut celana dalam.

Tanpa basa-basi. Pria tersebut menariknya, dan membuangnya asal. Dia arahkan wajahnya tepat didepan vagina sang wanita. Basah. Wanita ini sudah orgasme. Padahal sang wanita belum memuaskannya.

Pria ini menjauhkan wajahnya dari vagina sang wanita. Kembali mencium ganas bibir wanita yang berada dibawahnya. Tangan pun masuk ke dalam liang sang wanita. Mengocok-ngocok didalam sana. Satu jari, dua jari, dan tiga jari dia masukkan.

“Euunghh..” Desahan wanita ini membuat sang pria makin semangat untuk melakukan aktifitasnya.

Ia berhenti. Bangkit dari atas tubuh wanita ini. Berjalan kearah lemari pakaiannya. Mengambil kemeja hitam, lalu melemparkannya kepada sang wanita.

“Pakai kemeja itu, dan cepatlah pergi dari sini!” Perintah sang pria yang mengambil kemeja putih polos dan juga jas hitamnya. Ia pun keluar dari kamarnya. Meninggalkan wanita malam itu didalam kamar.

Berjalan mendekati salah satu pelayan. “Setelah dia pergi, gantikan seprai kasurku. Aku tak ingin ada tanda kegiatan kami barusan.”

Melangkah keluar dari rumah bak istananya. Didalam mobil, sudah ada pelayan pribadinya yang setia menunggu dirinya, Lee Minjoon.

Minjoon pun keluar dari mobil. Lalu membukakan pintu belakang untuk atasannya. “Sudah selesai bercinta, Sajangnim?” Ejek Minjoon yang menahan pintu belakang agar Sajangnimnya ini bisa masuk.

“Berhentilah mengejekku, Joon.” Desisnya menatap kesal pada Minjoon pelayan pribadi.

“Maafkan aku Cho Kyuhyun yang terhormat. Kita akan kemana? Menjengguknya? Ata–”

“Sialan! Cepat jalan dan berhenti mempermainkanku!” Bentak pria yang bernama Kyuhyun. Lantas Minjoon pun langsung menancapkan gasnya meninggalkan rumah bak istana milik Cho Kyuhyun ini.

Hening. Tak ada pembicaraan diantara mereka bedua. Cho Kyuhyun sibuk memandangi jalanan. Dan Lee Minjoon sibuk menyetir.

“Kenapa cepat sekali? Tak biasanya..” Ujar Minjoon pada Kyuhyun yang tetap fokus menyetir.

“Aku–”

“Hahaha. Aku tahu jawabanmu, sobat. Kau sedang tidak mood, bukan? Tapi aku tahu bukan itu jawaban aslimu.” Sela Minjoon dengan nada yang mengejek Kyuhyun.

“Kau ingin cepat-cepat melihatnya, bukan?” Tanya Minjoon yang melirik kearah cermin yang menampilkan Kyuhyun yang sedang menatapnya tajam.

“Jika kau mengejekku lagi, tak segan-segan kupecat kau!” Dengus Kyuhyun kembali memandangi jalanan.

“Jika kau memecatku, akan kubuat kau tidak memecatku!” Balas Minjoon.

“Sialan! Tak seharusnya aku mempekerjakanmu, Joon.”

“Dan kau telat, Cho Kyuhyun.”

Mereka berdua memang terkesan aneh. Bayangkan, Kyuhyun yang notabenya adalah seorang CEO, dan Minjoon yang hanya menjadi pelayan pribadi Kyuhyun pun terlihat seperti seorang sahabat.

Dan benar. Mereka memang seorang sahabat. Semenjak Minjoon bekerja menjadi pelayan pribadinya. Dimana Minjoon bisa menjadi pelayan, sekretaris, dan apapun. Dia bisa. Jika itu menyangkut Kyuhyun tentunya.

Bahkan, Minjoon pernah hampir menjadi seorang pembunuh hanya karena untuk menjalan perintah konyol dari Kyuhyun.

Kyuhyun yang sudah amat mengenal sifat asli Minjoon pun merasa senang. Minjoon yang cerewet, dan menyebalkan sangat cocok untuk mengisi harinya yang begitu hampa.

Kyuhyun tidak hidup sendiri. Hanya kedua orang tuanya yang sedang berada di Jepang. Dan Noona nya yang berada di China. Dia benar-benar kesepian di Korea. Hanya pelayan-pelayannya yang menjadi teman jika dirumah.

Berbeda dengan Minjoon yang hidup sebatang kara, tapi tidak merasa hidupnya hampa. Ia selalu menganggap kalau ini memang takdirnya yang harus ia jalani. Walaupun ada perasaan dimana ia merindukan kedua orang tuanya dan juga adiknya yang telah lama meninggalkan.

Membuat dirinya menjadi kepribadian yang baik. Walaupu dia cerewet dan menyebalkan. Dia mempunyai sisi yang baik. Jujur, baik, mudah dipercaya, dan kalian bisa mengenalnya lebih dekat jika ingin tahu.

Mobil Kyuhyun berhenti disebuah rumah yang terbilang lumayan besar ini dengan sempurna. Minjoon membuka pintu belakang. Dan keluarlah Kyuhyun dengan kemeja putih polos berbalut jas hitam.

Kyuhyun berjalan masuk ke dalam rumah tersebut dengan gagah yang diekori oleh Minjoon. Menatap sekeliling rumah tersebut.

“Merindukan rumah ini, Cho Sajangnim?” Tanya Minjoon yang menaikkan satu alisnya.

Membuat Kyuhyun mendengus kesal, lalu kembali masuk ke dalam rumah. Masuk ke ruangan yang berisikan tv-tv yang menampilkan semua cctv.

Kyuhyun memperhatikan rekaman itu dengan baik. “Kau tak memberinya selimut? Bagaimana kalau dia kedinginan?” Tanya Kyuhyun pada pelayan yang berdiri tak jauh darinya.

“Maaf, Tuan. Kalau begitu saya akan menyuruh yang lain untuk memberikannya selimut.” Jawab pelayan tersebut dengan tegas dan pandangan lurus.

“Lakukanlah secepatnya.” Perintah Kyuhyun dan keluar dari ruangan tersebut.

Masuk ke dalam ruangan yang disebut kamar tidur yang diekori oleh Minjoon. Kyuhyun membuka jasnya, dan melemparkannya asal. Lalu menghempaskan tubuhnya diatas kasur ukuran king size yang berada didalam kamar.

Kyuhyun menghela nafasnya kasar. Memejamkan matanya. Dan Minjoon hanya memperhatikan gerak-gerik Kyuhyun dari kursi yang ia duduki. Sesekali terkekeh melihat ekspresi wajah Kyuhyun.

“Apa yang kau tertawakan, bocah ingusan?!” Tanya Kyuhyun yang membuka matanya, lalu beralih menatap kearah Minjoon.

“Kau membuatnya terluka, Kyuhyun. Lihatlah dia. Dia terlihat kurus saat pertama kali aku membawanya kemari.” Jawab Minjoon.

“Lalu?”

“Lalu? Sialan kau! Aku bosan jika harus menjelaskan ini padamu.” Dengus Minjoon kesal.

“Aku atasanmu. Bersikaplah yang baik, Joon.”

“Kau adalah Hyungku. Aku hanya menganggapmu atasanku saat aku berada di GK Corp dan rekan-rekan bisnismu. Selebihnya kau adalah Hyungku.”

“Kau memang menyebalkan, Joon.” Desis Kyuhyun menatap kesal kearah Minjoon. Tak membuat Minjoon merasakan takut. Karena ia tahu, Kyuhyun tidak akan membuat orang yang ia sayangi terluka.

Karena pria itu punya hati. Punya perasaan. Dan juga, pria itu mempunyai cinta. Cinta yang membuatnya menjadi berbeda.

“Apa kau tak berniat menemuinya? Janganlah menjadi pengecut, Cho Kyuhyun.” Ujar Minjoon dengan nada malas.

Kyuhyun mengalihkan tatapannya kepada jendela besar yang berada dikamarnya. “Aku bukan pengecut, Joon. Hanya saja aku belum siap. Aku takut kalau dia membenciku saat dia melihat diriku.” Ujar Kyuhyun dengan nada sendu.

“Kau belum mencobanya. Jadi kau belum tahu. Jika kau sudah mencobanya, kau juga akan tahu akan hasilnya nanti.”

“Tapi aku ben–”

“Cobalah dulu! Baru kau akan tahu hasilnya, Cho Kyuhyun!” Minjoon bangkit dari kursi yang ia duduki. Berjalan kearah jendela besar yang berada dikamar tersebut.

“Aku selalu ingin menjadi orang yang berpakaian jas dan–”

“Kau selalu pakai jas jika sesang bekerja denganku.” Potong Kyuhyun yang menatap Minjoon lekat.

“Bukan itu. Aku ingin bekerja disebuah perkantoran. Mendekati seorang gadis. Lalu menjalin hubungan. Kemudian menikah. Menafkahi kehidupan kami berdua. Setelah itu, datanglah sebuah hadiah yang paling indah, seorang bayi. Aku ingin mempunyai kehidupan yang normal.” Minjoon menghela nafasnya panjang, lalu berbalik menatap Kyuhyun.

“Tapi sayang, aku tidak bisa. Karena pertama, aku tidak bekerja diperkantoran. Kedua, tidak gadis yang sedang kudekati. Dan itu membuat impianku tidak menjaid nyata.” Umpat Minjoon.

“Akan kubantu mimpimu menjadi nyata.”

“Tidak! Ini mimpiku, bodoh! Jadi, uruslah mimpimu yang aneh itu.” Minjoon beranjak dari kamar. Meninggalkan Kyuhyun disana sendiri.

Tanganya bergerak menyentuh jantungnya. Lalu tersenyum. “Berhentilah bertingkah konyol!”

Wanita bernama Sanghee itu memeluk kedua lututnya. Ruangan ini sedikit berubah. Tidak pernah gelap. Ruangan ini selalu terang setiap saat. Apalagi makanan yang datang sekarang selalu berbeda-beda. Tidak sama.

Sanghee bangkit. Lalu berjalan kearah jendela kecil yang sesang tertutup ini. Menunggunya tersebuka. Dan bingo! Jendela tersebut terbuka.

Menampilkan selembar kertas berwarna pink pucat. Lantas ia mengambil selembar kertas berwarna pink pucat tersebut. Membaca setiap deretan kata yang tertulis disana.

Aku tersiksa. Kau juga tersiksa.

Sanghee meremas selembar kertas itu, lalu melemparnya asal. Ia tahu. Pasti ada yang memperhatikannya. Ia berputar-putar mencari sesuatu. Saat ia menemukannya. Ia berhenti.

Menatap lurus. “YAKK! SIAPAPUN KAU, KELUARKAN AKU DARI SINI! DASAR PENGECUT!!”

Sanghee mengambil piring yang berada didekat jendela kecil, lalu melemparkannya. Membuatnya jadi tak berbentuk.

“Euunngghh..”

Sanghee terdiam. Mendengar suara itu, ia sudah muak. Ia ingin ini berakhir.

“Aahhh.. shh.. j-jjeb.. bal..”

Sanghee kembali menatap lurus kearah suatu sudut ruangan. “BERHENTILAH MEMBERIKU SUARA YANG MENJIJIKKAN ITU!!!”

Tatapannya beralih kepada pecahan piring yang berada tidak jauh dari jangkaunya. Ia mengambil salah satu dari pecahan tersebut. Lalu mengarahkannya ke pembuluh nadinya.

“INIKAN YANG KAU INGINKAN?! KELUARLAH, PENGECUT!!”

Sanghee menangis. Ini parah. Ia tersiksa. Ia merasa dirinya kotor. Ia hanya memakai pakaian dalam saja. Dan itu sangat menjijikkan. Dia tidak ingin menjadi wanita yang kotor. Ia tidak ingin menjadi wanita yang tidak baik. Ia ingin menjadi wanita yang baik.

Lalu apa ini semua? Oh God! Ini dapat dikatakan konyol. Maksud dari ini semua apa? Ingin Sanghee mati? Atau apa? Menebus uang? Oh! Bahkan dia orang miskin.

Sanghee berjalan kearah jendela kecil. Kemudian dia membuka paksa jendela tersebut. Dan alhasil kerja kerasnya tak sia-sia. Jendela tersebut terbuka. “Pengecut! Keluarlahh!!” Teriaknya.

.

“Biarkan saja. Kita lihat apa yang akan dia lakukan selanjutnya.”

.
.

TBC

Note : huftt. Ini parah. Maaf nc nya ga hot. Emang gamau bikin hot dulu. Nanti aja hotnya. Haha. Gimana? Anehnya? Sorry ga berbakat. Cuman author nc amatir ajaa. Aku jarang bikin ff nc. Kalau pun bikin, itupun juga dibantuin sama temen. Tapi kali ini bener-bener aku nulis sendiri. Cuman dapet usulan aja dari temen.

Maaf ga memuaskan hasrat kalian(?) Masih chapter awal soalnya. Ditunggu next chapternya.

Advertisements

Author: Sashka

Jongin's wife. Teleporters // Whirlwinds // Pyromaniac.

45 thoughts on “Histoire D’amour {Chapter 1}

  1. Aku punya bnyak pertanyaan di otak ,jd gak sbar buat bca part slanjtnya aigo , keren loh thor ff mu , nc nya jga , part part selanjtnya pasti ada yg lebh panas dari ni,wkwk tp nc nya sang hee ama kyu ya ,jgn yg laen

  2. kyuhyun yg nyekap sanghee? tapi kenapa? obsesi lagi? kasian jg sanghee nya :<
    next thor ^^

  3. Ceritanya keren, jgn2 kyu yg nyekap sanghe, aigo jadi penasaran ma part selanjutnya

  4. Wah kyuhun kejam banget sih sampai harus nyekap sanghee gitu karena cintanya ditolak dan seharusnya dia gak berbuat gtu kn sanghee makin benci sama kyuhyun
    Maap chingu aku baca ff ini kayak ceritanya hampir sama kayak di blog laen tapi castnya kai dan disana kai juga ngelakuin kekerasan ke yeoja yg dicintainya karena cintanya juga ditolak tapi tak apalah mungkin nanti ada yg beda dari alur ceritanya
    semanagt chingu buat next chapter ditunggu

  5. Sanghee disekap dimana? Kok cuma pake dalaman aja? Trus suaranya siapa yang berasal dari ruangan sebelah? Next, Thor! 🙂

  6. Sanghee disekap dimana? Kok cuma pake dalaman aja? Trus suaranya siapa yang berasal dari ruangan sebelah? Next, Thor!! 🙂

  7. pertamatama, aku ngenalin diri dulu, hallo aku new reader =D
    Baru pertama nemuin ff kaya gini, keren banget, aku suka sama ide nya =))
    yang nyekap sanghee itu pasti kyukan.-. mungkin karena cintanya ditolak ya?.-. harusnya dia gak berbuat gtu kn sanghee makin benci sama kyuhyun-,,,,-
    next thorrr, janganlamalama. semangkaaa’-‘)/9

  8. pertamatama, aku ngenalin diri dulu, hallo aku new reader =D
    Baru pertama nemuin ff kaya gini, keren banget, aku suka sama ide nya =))
    yang nyekap sanghee itu pasti kyukan.-. mungkin karena cintanya ditolak ya?.-. harusnya dia gak berbuat gitu kan sanghee makin benci sama kyu-,,,,-
    next thorrr, janganlamalama. semangkaaa’-‘)/9

  9. masih membingungkan dan membuat penasaran ada apa sich sebenarnya
    apa yang dilakuin kyuhyun terhadap sanghee dengan nyekap dia kalo cuma karna cintanya ditolak pasti ada hal lain yang disembunyiin kyu

  10. Kyuhyun kok gitu sih? Keliatan jahat dan semena mena, kasian sanghee nya thor, kayaknya tertekan, walaupun gak disiksa secara langsung, dan ff kamu tetap kereeeen banget kayak biasa thor, dan juga bikin penasaran heheh 😀 ditunggu next chapter, hwaiting!! ^^* oh iya, the erratic chapter 15 di pw ya thor?

  11. Wahh..
    Menarik dan sdikit ekstream^^
    Kyu knp lakuin itu? Kn kasian d SangHee sekap..

  12. Aq msh penasaran ma ceritax.
    Bingung+gk conek kkkkkk
    Ok di tunggu kelanjutanx adja

  13. dari teaserny gk nyngka ceritanya kayak gini. ekstrim ni sas… wow

  14. wowww…. next thorr

  15. Jd tempat apa yg di tempatin dia ???
    Kok kyu jd misterius gtu si

  16. biasanya aku baca castnya cmn exo aja. tp skrg mau nyoba baca cast yg lain,, ceritanya menarik thor,,

  17. Itu sanghee nya kasian bgtt
    Cuma pake pakaian dalam pasti dia kedinginan
    Hufttt kyu kenapa gitu??? Itu malah bikin sanghee makin benci kaliii
    Makin penasaran
    Di tunggu ya next chaptnya

  18. kyu dan sanghee belum jelas permasalahanya

  19. Masih bingung , kenapa kyu nyekap dia ,apa salah dia ya?

  20. Kyuhyun kah yang menyekap Sang Hee? Terus kenapa dia tidak berani menemui Sang Hee? Dan apa tujuannya menyekap Sang Hee? Masih penasaran sama cerita karen belum ada kejelasan yang akurat 😀
    Ditunggu part selanjutnya 😀

  21. Masih bingung sama konfliknyaaaa

  22. Kyuhyun katanya cinta banget sama sang hee, tapi kok kyuhyun tega nyekap sang hee. Kasian sang heenya. Aku belum paham sama karakter mereka berdua, mungkin belum keliatan semuanya. Tapi, semuanya bagus.

  23. sbenernya kyuhyun itu knpa sih??v?
    ,
    tapi kasian bgt dikurung, kalo aku ahhh udah gila duluan.

  24. sang hee kenapa ditawan gitu?aigoo kyuhyun kejem bgt deh, kl kyuhyun seandainya cinta sama sang hee knp memperlakukan sang hee kaya gitu coba? izin baca part selanjutnya ne?,,

  25. kyu ky pshyco,serem…..
    lnjut bca y

  26. Aku kok jdi mkir.. jngan2 yg di maksud joon hidup normal itu dia ingin mncintai lawan jenis.. atau dngan kata lain, joon ada hati sama kyu.. thoorr.. bener gak tuh.. jdi penasaran pngen baca nex part..-

  27. masih bingung, kenapa kyuhyun ngurung sang hee? terus kenapa pas dikurung sang hee cuma pake pakaian dalam aja? sama itu suara desahan siapa-_- ah banyak nanya nih aku.

    btw aku reader baru:) izin baca ya

  28. Sanghee kok bisa disekap gitu yh ?
    Next baca thor 🙂

  29. Masih rada bingung sih awalnya,cma baru ngeh kalo sanghee disekap sama kyu.. btwnya nyekapnya dimana ya? Ohiya, suara desahan itu suara sanghee? Next deh

  30. Ahkk..
    Kyuhyun jelekk knpe luu jdi pengecut kyak gini,, sharusnya luu perjuangin cinta luu amha Sanghee dgn cra yg bner,, bkan mlah ngurung sanghee..

  31. chapter awal aku aga bingung thorr ??
    apa kyuhyun punya kelainan ??? kok dia suka pake pelacur sih ???
    terus suara itu maksud nya apa sih ??? next 🙂

  32. haduh haduh yang nyekap sanghee si epil?? jahaddd bgt qm maz;; psikopat gitu ya kyuhyun nya,sukaaaaa

  33. Keren thor….

  34. Keren thor….lanjut

  35. Ini kereenn. Thoor…ceritanya bikin penasaran.

  36. Keren jalan ceritanya, masih penasaran dengan siapa yang menyekap dan apa alasannya. Butuh lanjut ke next part

  37. penasaran APA rencana kyu,
    dia jahat tp kaya obsesi juga ya?
    hai salam kenal aku reader baru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s