Sashka Fanfic's

“Let’s live while doing things we like.” -Sehun

[Series] Different –Mianhae

7 Comments

different by sashka

Sashka Fanfic Present’s

Tittle : Different

Author : Sashka (@sashagani)

Cast : Park Chanyeol  Moon Sora

Genre : Sad // Hurt // Romance

Rate : PG-17

Length : Series

Diclaimer : Cerita milik saya. Cast milik Tuhan yang maha esa, kecuali OC hasil pemikiran saja sendiri saya. No Plagiat!


Suara tepuk tangan dan teriakkan orang-orang yang bergema dia aula Kampus membuat sang Band semangat untuk memainkan alat musik mereka. Memetik senar bass dengan gaya yang keren. Memetik dawai gitar dengan senyuman menawan. Memegang mic dengan posisi yang sekeren mungkin. Dan yang terakhir, memukul drum dengan semangat dan ekspresi wajah yang tampan.

Ya, mereka adalah band yang cukup terkenal dikalangan anak muda. Mereka memang belum bisa tampil di layar kaca. Hanya saja, kemampuan mereka sudah dikenal banyak anak muda. Pesona mereka yang membuat para kaum hawa berteriak terkagum-kagum.

Bunyi drum untuk mengakhiri penampilan mereka hari ini. Mereka semua tersenyum senang karena dapat membuat semua orang terpesona. Selesai dengan semua nya, mereka kembali ke backstage untuk beristirahat sejenak dan kembali pulang ke rumah. “Hey! Tadi penampilan yang keren, bro!” Puji pria berwajah lucu, Byun Baekhyun. Yang dipuji pun hanya tersenyum biasa dan meminum air mineral nya.

Mereka diabaikan, Baekhyun memukul kepala pria yang ada dihadapan-nya. “Ya! Kenapa kau memukulku, bodoh?!” Geram pria yang dipukul oleh Baekhyun. Dan Baekhyun, ia hanya mendengus kesal. “Yang bodoh itu kau, Park Chanyeol!” Balas nya tak mau kalah.

Tak tahu kenapa, Park Chanyeol, pria ini tak bisa terlalu marah pada pria berwajah lucu ini. Sebabnya pun ia tidak tahu. Padahal pria itu sangatlah menyebalkan. “Bagaimana kemarin? Aku ingin dengar cerita darimu. Sudah lama kau tidak bercerita padaku.”

“Tunggu, sebentar. Aku ingin perpamitan pada teman Bandku dahulu. Kau tunggu di mobilku saja.” Dengan patuh, Baekhyun pergi ke tempat Chanyeol memarkirkan mobilnya. Sedangkan Chanyeol, ia tengah berpamitan pada teman-teman Bandnya. “Aku pamit dahulu ya, sampai jumpa nanti, bro!”

Chanyeol menghampiri Baekhyun yang sudah memasang wajah masam karena kesal menunggu Chanyeol yang tak kunjung datang. “Ada apa dengan wajahmu, eoh? Jelek sekali.” Dengan kesal, Baekhyun memukul kepala Chanyeol dengan sekuat tenaga. “Shit! Sekarang, kenapa kau memukulku?! Apa salahku, huh?!”

“Salahmu banyak! Cepat, aku tak punya banyak waktu.” Baekhyun lebih dahulu masuk ke dalam mobil Chanyeol, duduk disebelah kursi kemudi. Tetap dengan wajah masam nya, ia memandang keluar jendela mobil. “Jadi, kita mau kemana?” Tanya Chanyeol saat sudah berada di dalam mobil. Tapi ia mengernyitkan dahi nya saat melihat tingkah laku Baekhyun. “Kau marah? Baiklah, aku minta maaf, Baekhyun..” Senyuman lebar menghiasi wajah Baekhyun. “Cepat! Jalankan mobil ini ke Apartement mu! Aku ingin dengar ceritamu tentang tadi malam. Cepat!”

_____

Kai dan Hyena menatap Sora khawatir. Sebab, Sora belum membuka mata nya sejak malam tadi. Mereka khawatir Sora tak akan bangun lagi. “Apa yang terjadi pada Sora, Kai? Aku khawatir padanya.” Tanya Hyena yang duduk di samping tempat tidur Sora. Kai merangkul bahu Hyena, “Kau tenang saja. Sora pasti baik-baik saja. Dia wanita yang kuat. Ku jamin itu.” Hyena tersenyum pada Kai yang disambut senyum juga oleh Kai.

“Engghh..” Kai dan Hyena sontak menatap kearah Sora yang kian perlahan-lahan membuka mata nya. “Sora! Apa kau mendengarku? Sora! Ini aku Hyena.” Serbu Hyena saat Sora baru saja membuka kedua bola mata nya. Sora menatap Kai dan Hyena dengan tatapan yang sulit dimengerti. Tatapan kosong. Dan itu membuat Kai dan Hyena saling memandang satu sama lain. Kai mendekat ke, lalu berbisik ditelinga Hyena. “Apa yang terjadi padanya?” Hyena hanya menggelengkan kepalanya tidak tahu.

Tiba-tiba, sebutir airmata turun dari pelupuk mata Sora. Kai dan Hyena makin dibuat khawatir. “Sora, ada apa? Kenapa menangis?” Tanya Hyena dengan anda khawatir. Sora menggeleng kan kepala nya, lalu berusaha untuk mendudukkan tubuhnya. Kai pun membantu Sora untuk bersandar di dashboard tempat tidur. Sora menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

Bahkan, Kai dan Hyena hanya bisa diam memandang apa yang dilakukan oleh Sora. Terdengar suara isakkan memilukan dari mulut Sora. Makin membuat Kai dan Hyena khawatir. Dengan lembut, Hyena mengusap punggung Sora. “Kau bisa menceritakan apa yang terjadi pada kami, Ra. Tapi jika belum siap, tidak apa-apa. Kami selalu ada untukmu, tenang saja.” Sora mengangguk kan kepalanya.

“H-hye.. A-akku..”

“Aku takut.” Lirih Sora terdengar seperti bisikan ditelinga Kai dan Hyena. “Kau takut kenapa, Hye? Kan ada kami. Kau tak perlu takut.” Sora menggelengkan kepala nya.

“K-kau tak m-mengerti, Hye..”

“Maksudmu apa, Ra? Aku memang tak mengerti apapun.”

Sora memandang Kai dan Hyena bergantian. Menghela nafas kasar. Tatapan nya beralih ke jari-jari tangan nya. “Chanyeol..”

“Chanyeol meniduriku.”

“HUH?!!”

_______

Baekhyun memandang Chanyeol dengan tatapan sengitnya. Tak habis pikir dengan apa yang dilakukan teman nya ini. Bagaimana mungkin dia meniduri mantan kekasihnya sendiri. Terlebih, wanita itu sangatlah polos dalam hal itu.

Chanyeol, dia memang pelaku yang melempar batu ke dalam kamar Sora. Menyuruhnya datang ke taman biasa mereka bertemu dahulu. Saat ia sudah melihat Sora menunggu nya di bangku taman, ia membekap mulut Sora. Tidak, ia tidak membius Sora ia hanya menarik nya masuk ke dalam mobil. Mengikat kedua tangan Sora, dan juga melakban mulut nya.

Dan itu semua berakhir dengan Chanyeol membawa Sora ke Apartementnya, dan memperawani-nya. Setelah ia melakukan itu semua, malam itu juga, ia membawa Sora kembali pulang ke rumah. Membawa nya dalam dekapan nya ke atas tempat tidur Sora. Karena ia tahu, orangtua Sora sedang tidak ada di rumah.

Semua tidak sampai disitu, ia menggunakan ponsel Sora untuk menghubungi Hyena. Hanya missed call, kebetulan sekali Hyena datang ke rumah Sora dan mengecheck nya ke dalam. Saat Hyena datang pun, Chanyeol masih nerada disana. Mengawasi dari kejauhan. Sampai Kai datang pun, dia juga masih di sana. Dan disaat nya sudah mulai pagi, ia bergegas untuk kembali ke Apartementnya. Membersihkan kekacauan yang terjadi di kamar nya.

“Kenapa kau lakukan itu, eoh?” Tanya Baekhyun memasang wajah seram. Membuat nyali Chanyeol menciut. “Aku tak tahu. Tapi itu cara satu-satu nya dia tak pergi dariku.” Dengan kesal, Baekhyun memukul Chanyeol menggunakan bantal bertubi-tubi. “Dasar! KAU MEMUTUSKAN NYA, TAPI KAU SENDIRI YANG TAK INGIN DIA PERGI! SEBENARNYA MAU MU APA?! KAU MENCINTAINYA, TAPI KAU MALU UNTUK MENGAKUINYA, KAN?! Ada apa, Chanyeol? Kenapa kau jadi seperti ini?”

Chanyeol hanya diam. Sungguh, jauh didalam lubuk hatinya, ia sangatlah menyesal telah melakukan hal tersebut. Dan ia juga sadar saat melakukannya. Bahkan ia menikmatinya. Sangat menikmatinya. “Ya.. Aku mencintainya..” Lirih Chanyeol dengan nada putus asa.

“Lalu, kenapa kau tinggalkan dia?”

“Kau tahu alasanku, Baekhyun. Go Eunsa. Dia alasan terbesar dari segala masalah. Dia penyebabnya! Jika dia sudah puas, aku akan kembali pada Sora! KARENA YANG KUCINTAI HANYALAH SORA SEORANG!! Eunsa, kau tahu bukan dia kenapa? Dia teman ku semasa kecil, lalu ia memintaku satu hal padaku. DAN ITU MEMBUATKU TERTEKAN! SANGAT AMAT TERTEKAN!! LALU AKU HARUS BAGAIMANA?!!”

Mereka sama-sama terdiam. “Kenapa kau tidak tolak saja permintaan Eunsa?” Usul Baekhyun yang mendapatkan tatapan tajam dari Chanyeol.

Shit! Kau tau bukan, aku tak bisa menolak permintaan nya. Apalagi ia memakai alasan yang membuat ku makin tak bisa menolak.”

“Tapi kau tertekan, Chanyeolie. Kau tersakiti. Kau tersiksa.” Baekhyun menenguk soda nya sampai habis, dan kembali menatap Chanyeol. “Begini, sekarang yang harus kau pikirkan adalah Sora. Bagaimana dia nantinya? Bagaimana jika dia hamil?”

Hamil? Bahkan Chanyeol tidak pernah berfikir sampai disana. Bagaimana jika benar Sora hamil? Bukankah semua nya menjadi gagal? Bukankah dia semakin membuat Sora semakim sakit? Dia tak pernah berfikir sampai disana.

Chanyeol mengacak rambut nya frustasi, “ARGGGHHH!”

_______

Tak ada yang bisa membuat nya tersenyum. Bahkan, Kai dan Hyena yang sejak tadi mencoba menghibur Sora pun dihiraukan olehnya. Seperti orang yang putus asa, tak punya keinginan untuk hidup lagi. Sora menggila. Ia tak pernah percaya bahwa ia akan mengalami hal seperti ini. Di perkosa mantan kekasih? Terdengar miris, bukan?

Sampai kapan Chanyeol menorehkan luka di hatinya? Apa ia belum puas? Dengan percaya diri, Sora menganggap kalau Chanyeol masih menyukainya, tapi gengsi nya terlalu tinggi. Tersenyum miris saat mengingat kejadian tersebut. Bukankah seharus ia bunuh diri saja? Rata-rata wanita yang diperkosa pasti akan bunuh diri. Tapi Sora? Pikiran untuk bunuh diri saja tak pernah terpikir oleh nya. Lagi pula, ia tak mau mati dengan sia-sia. Tak mau membuat kedua orang tua nya sedih. Lebih baik ia sendiri yang sedih daripada orang tua nya.

“Sora, aku pamit pulang dulu, ya? Hyena akan menjaga-mu disini. Bye!

Sora hanya diam, tak menjawab apa pun saat Kai berpamitan pulang pada nya. Ia mendengarnya. Hanya saja yang ada dipikirannya itu adalah, bagaimana ke depan nya dia? Akankah dia bahagia? Atau malah sengsara. Yang jadi masalah baginya, hanyalah masa depan nya. Ya, masa depan nya sangatlah berarti untuknya.

Bersamaan saat Kai dan Hyena keluar dari kamar nya, ia menangis. Menangisi keadaan nya yang buruk ini. Ia hanya berharap jika terjadi suatu hal, Chanyeol akan bertanggung jawab pada nya.

DRRTT DRTT

Chanyeol, pria itu menghubungi nya. Ia hafal sekali dengan nomor telpon Chanyeol yang baru. “Y-yeobseyo?”

Mianhae..

Jeongmal mianhae…

“C-chanyeol?”

Bip

Ada rasa senang di dalam hati Sora. Setidaknya pria itu meminta maaf pada nya. Ya, setidaknya, walaupun ia tidak berkata ingin bertanggung jawab. Tapi tak apalah. Mungkin lamban laun, Chanyeol mau bertanggung jawab. Nanti. Kita lihat saja apa Chanyeol mau bertanggung jawab jika suatu hal terjadi pada Sora.

.
.
.

Note; maaf typo bertebaran. Untuk part ini sebenernya ngeceritain tentang malam dimana Chanyeol nyuruh Sora ke taman jam 8 malem. Awalnya ga ada niat jahat sih Chanyeol. Tapi, semua terjadi begitu saja.

Sashka juga bakalan posting part kemarin yang ada ence nya loh. Tapi nanti setelah ini. Segitu aja deh. Maaf yaa makin lama, makin gajelas. Maaf juga kalo ceritanya bikin kecewa. Terimakasih yang udah selalu mau baca hasil karyaku. Aku sayang kalian{} hehehe.

Advertisements

Author: Sashka

Jongin's wife. Teleporters // Whirlwinds // Pyromaniac.

7 thoughts on “[Series] Different –Mianhae

  1. Huaaa chanyeol maunya spa ihhh
    Makin greget nih sama chanyeol
    Kasian nihhh sama sora
    Semoga chanyeol mwu tanggung jawab
    Ditunggu ya next chapternyaaa ^^

  2. Kok kamu jadi byuntae bang chanyeol… Aku kira cuman ngajak balikan doang ama sora… Eee malah ngelakuin hal nista sama sora… Ya ampun bang,jangan2 ketularan ama kai ya… #peacekai

  3. miris bgt,,, diperkosa mantan… tp kan sebenarnya mereka masih saling suka..

  4. stress nich chanyeol sampai nekat nglakuin kayak gitu
    gk mikir bagaimana nasib sora kedepannya

  5. Yak chanyeol-i…
    Kau sudah keterlaluan…
    Apa sih sebenarnya masalahmu…

  6. Hehee kok kaya.a aku suka yaa sora diperkosa sama chanyeol?? Hehee//mian
    aku penasaran apa permintaan tmn.a chanyeol itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s